Tingkatkan Keamanan JPL, 14 Titik Perlintasan Sebidang di Tulungagung Dibangun Pos Jaga dan Palang Pintu

Tulungagung, Mataraman.net – Empat belas titik perlintasan sebidang jalur kereta api di Kabupaten Tulungagung saat ini sudah memiliki fasilitas pos jaga dan palang pintu perlintasan. Bahkan, PT. KAI Daop 7 Madiun turut membantu menyediakan fasilitas ini untuk memastikan keselamatan pengguna jalan di jalur perlintasan langsung (JPL)

Kabid Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Panji Putranto mengatakan komisi D DPRD Tulungagung telah melakukan peninjauan pada perlintasan sebidang. Jajaran legislatif turut mendorong agar keamanan perlintasan sebidang ditingkatkan.

“Salah satu upayanya melalui pembangunan pos jaga dan palang pintu perlintasan agar keamanan pengguna jalan semakin meningkat,” kata Panji Putranto, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga :  Mas Ipin-Syah Daftar Pilkada Trenggalek Borong Rekom 8 Partai Lawan Bumbung Kosong

Dishub Tulungagung sudah mengajukan rekomendasi kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rekomendasi itu untuk pembangunan pos jaga dan palang pintu perlintasan pada perlintasan sebidang di Tulungagung.

Panji menyebut, total rekomendasi yang didapatkan mencapai sebanyak 18 titik perlintasan sebidang. Namun sampai saat ini, baru ada 11 titik perlintasan sebidang yang telah selesai dibangun pos jaga dan palang pintu perlintasan.

“11 titik perlintasan sebidang yang sudah dibangun pos jaga dan palang pintu perlintasan itu dikelola oleh Pemkab Tulungagung,” ungkapnya.

Selain itu, saat ini ada tiga titik perlintasan sebidang yang mulai dibangun pos jaga dan palang pintu perlintasan. Namun, pembangunan fasilitas itu dilakukan oleh PT KAI Daop 7 Madiun mulai dari sarana prasarana (Sarpas) hingga pengelolaan.

Baca Juga :  Mas Ipin Buka Pelatihan Wirausaha Perempuan Baru di Sektor Perikanan

Tiga titik perlintasan sebidang itu berlokasi di Desa Ariyojeding, Desa Plosokandang (Gragalan) dan di Desa Gilang. Tiga pos jalur perlintasan langsung (JPL) itu ditargetkan dapat beroperasi penuh sebelum akhir tahun 2026.

“Penyediaan sarpras, pengelolaan hingga petugas jaganya langsung dari PT KAI. Berarti saat ini 14 titik perlintasan sebidang di Tilungagung sudah dibangun pos jaga dan palang pintu,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Digaji Rp750 Perbulan, 101 Jukir Resmi di Tulungagung Berstatus PPPK Paruh Waktu

Tulungagung, Mataraman.net - Ratusan juru parkir (Jukir) yang dibina Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung rupanya berstatus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu....