MWCNU Besuki Gelar Istighosah Berharap Muktamar ke-35 Berjalan Lancar dan Beri Teladan

Tulungagung, Mataraman.netMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, secara khidmat menghelat istighosah menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di Ponpes Tambakberas Jombang. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan tasyakuran khataman kajian Kitab Bidayatul Hidayah.

Ketua MWCNU Besuki, Safuan, mengatakan, kegiatan istighosah digelar sebagai tindak lanjut instruksi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk ikhtiar bersama jajaran pengurus MWCNU Besuki dalam menyambut agenda besar organisasi, yakni Muktamar NU ke-35.

“Untuk kegiatan pagi hari ini, kita mengadakan istighosah dalam rangka melaksanakan instruksi dari PCNU,” ujar Safuan kepada Mataraman.net, Minggu (9/8/2026).

MWCNU Besuki Gelar Istighosah Berharap Muktamar ke-35 Berjalan Lancar dan Beri Teladan
MWCNU Kecamatan Besuki secara khidmat menghelat istighosah menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.(ist)

Menurutnya, Muktamar NU merupakan agenda besar yang menjadi perhatian seluruh warga Nahdlatul Ulama. Karena itu, MWCNU Besuki berharap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi jamiyah Nahdlatul Ulama.

“PBNU ini punya gawe Muktamar NU. Ini kegiatan NU dan kita berharap Muktamar nanti berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat kepada jamiyah Nahdlatul Ulama yang memang kita cintai,” bebernya.

Baca Juga :  Perkuat Semangat Berkhidmah, MWCNU Besuki Gelar Halalbihalal dan Konsolidasi Pengurus

Safuan juga menyampaikan sejumlah harapan MWCNU Besuki terhadap pelaksanaan Muktamar NU mendatang. Harapan tersebut sebelumnya telah disampaikan jajaran pengurus MWCNU kepada PCNU.

Beliau berharap Muktamar NU ke-35 dapat menghasilkan keputusan yang baik sekaligus melahirkan keteladanan dari para pimpinan Nahdlatul Ulama.

“Harapan kita, Muktamar ini memberikan hasil yang bagus dan memberikan contoh keteladanan dari pimpinan kita,” ungkapnya.

Menurut Safuan, keteladanan dari para pimpinan sangat dibutuhkan agar dapat menjadi contoh bagi jajaran pengurus maupun warga NU di tingkat bawah.

Ia berharap ke depan perjalanan organisasi dapat semakin kondusif dan seluruh jajaran dapat menjalankan perannya masing-masing secara proporsional.

Terkait pendampingan terhadap para kiai kampung, Safuan mengatakan MWCNU Besuki memilih untuk fokus pada wilayah kerja dan kewenangannya di tingkat kecamatan.

Pihaknya memberikan imbauan kepada jajaran pengurus di bawahnya agar kegiatan organisasi dan amaliyah yang telah berjalan dapat terus dilaksanakan dengan baik.

Baca Juga :  Alasan Sopir Bus Harja Ditetapkan Tersangka Kecelakaan Maut di Tulungagung: Kejar Trayek

“Kita tidak perlu mengambil ataupun berpikir yang bukan pada wilayah kita. Kita berfokus kepada bagaimana jamiyah ini yang ada di tingkat bawah,” ulasnya.

Ia menegaskan, setiap tingkatan kepengurusan memiliki ranah dan tanggung jawab masing-masing. Karena itu, MWCNU Besuki berupaya menjalankan peran organisasi secara proporsional sesuai ketentuan yang telah digariskan oleh para muassis Nahdlatul Ulama.

“Pengurus yang ada di tingkat atas juga punya ranahnya masing-masing. Kita proporsional saja sesuai wilayah kita masing-masing,” ujarnya.

Selain kegiatan keagamaan dan organisasi, MWCNU Besuki juga terus berupaya menjaga kemandirian ekonomi organisasi.
Safuan menyebut kondisi ekonomi organisasi di MWCNU Besuki sejauh ini cenderung stabil, meskipun belum memiliki sektor ekonomi riil.

Menurutnya, sejumlah kegiatan ekonomi yang dimiliki masih berbasis pada jamiyah, di antaranya Lembaga Al-Mu’tazam, Tabungan NU, Simpanan NU, serta program Koin NU.

“Kaitan kemandirian ekonomi, tentunya di MWCNU ini memang ekonomi organisasi cenderung stabil. Meskipun kita belum punya sektor ekonomi riil, tapi kita punya sektor ekonomi yang berbasis kepada jamiyah,” jelasnya.

Baca Juga :  Safari Ramadan MWCNU Besuki, Kiai Ghufron Ajak Jemaah Perkuat Pendidikan Diniyah-Tradisi Nahdliyin

Ditanya perihal pengembangan ekonomi jamaah, Safuan mengatakan hingga kini masih dalam proses mencari formula yang tepat.

Pihaknya berharap program-program kelembagaan yang nantinya dibahas maupun dikembangkan dapat memberikan dampak terhadap penguatan ekonomi warga Nahdlatul Ulama.

Dalam pelaksanaan Muktamar NU ke-35 mendatang, MWCNU Besuki juga berencana mengirimkan rombongan untuk turut hadir sebagai bentuk dukungan dan kecintaan terhadap jamiyah Nahdlatul Ulama.

“Insyaallah nanti kita dari MWCNU akan mengadakan rombongan. Kita sebagai penggembira saja, merayakan event besar ini. Kita patut bersuka gembira sebagai bentuk kecintaan kita kepada jamiyah Nahdlatul Ulama,” akuinya.

Sebagai informasi, dalam hajat besar Muktamar NU ke-35 di Jombang akhir Agustus 2026 nanti, MWCNU berencana akan memberangkatkan beberapa pengurus untuk ikut menyemarakkan dan khidmat sebagai romli.

Safuan memperkirakan MWCNU Besuki akan menyiapkan sekitar satu hingga dua kendaraan untuk mengikuti Muktamar NU ke-35. (and/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Sasar Bendera Rusak, PWI Bersama Bakesbangpol Tulungagung Bagikan 150 Bendera Merah Putih

Tulungagung, Mataraman.net - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tulungagung membagikan ratusan bendera Merah Putih pada Sabtu (8/8/2026). Sasarannya...