Tulungagung, Mataraman.net – Pemkab Tulungagung berencana untuk mengoptimalkan potensi Geopark untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Meski sudah diakui secara nasional, Geopark di Tulungagung tengah diupayakan untuk diakui secara Internasional.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro mengatakan, terdapat 18 Geosite atau Situs Warisan Geologi di Tulungagung. Saat ini, belasan Geosite itu sudah diakui secara nasional melalui Surat Keputusan (SK) Kementerian ESDM.
“Geopark di Tulungagung ini terdiri dari 18 Geosite yang sudah diakui secara nasional melalui SK Kementerian ESDM,” kata Johanes Bagus Kuncoro, Selasa (13/10/2026).
Belasan Geosite itu rencananya akan diintegrasikan secara menyeluruh agar setiap Gepsite saling terkoneksi. Saat ini, Disbudpar Tulungagung tengah memetakan masing-masing titik Geosite yang tersebar di seluruh wilayah.
Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam pengembangan sektor pariwisata pada masing-masing Geosite tersebut. Mengingat, fokus awal setelah Geopark di Tulungagung diakui secara nasional diarahkan untuk pengembangan wisata.
“Kita punya potensi, sebagai langkah awal untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Secara rinci, upaya pengembangan Geosite itu akan lebih difokuskan pada kawasan yang telah memiliki potensi pertumbuhan yang jelas. Harapannya agar pengembangan Geosite itu bisa dilakukan lebih cepat.
Nantinya, setiap Geosite itu akan dilaksanakan kalender event pariwisata rutin tahunan untuk meningkatkan daya tarik wisatawan. Disbudpar Tulungagung juga akan mendorong pengakuan Geopark itu hingga ke tingkat Internasional.
“Sebelum melangkah untuk diakui secara Internasional. Kami fokuskan dulu untuk pengembangan pariwisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Perlu diketahui, 18 Geosite di Tulungagung diantaranya :
1. Hipostratotipe Formasi Nampol Sungai Niyama
2. Stok Diorit Gunung Tanggul
3. Gua Geoarkeologi Song Gentong; 4. Lapisan Berfosil Pantai Sanggar
5. Pantai Ngalur
6. Gua Berfosil Tenggar
7. Telaga Buret
8. Morfostruktur Gunung Pegat
9. Kompleks Gua Geoarkeologi Wajak
10. Endapan Letusan Gunung Api Purba Gunung Blejed
11. Gunung Api Purba Budeg
12. Endapan Longsoran Bawah Laut Sidem
13. Teras Pantai Kedung Tumpang;
14. Skarn Watu Ijo
16. Kontak Stratigrafi Bukit Cimenung
15. Ketidakselarasan Winong
17. Air Terjun Alam Kandung
18. Intrusi Andesit Sumberagung. (sal/red)



