Tulungagung, Mataraman.net – Sebuah kandang ayam di Desa Geger, Kecamatan Sendang, Tulungagung terbakar pada Selasa (13/10/2026). Insiden itu terjadi diduga karena korsleting listrik yang menyebabkan kerugian mencapai Rp1 miliar.
Kasi Evakuasi dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan, kandang ayam itu milik Muntanah warga setempat. Petugas mendapat laporan peristiwa kebakaran itu sekitar pukul 04.25 WIB.
“Informasinya kebakaran itu terjadi sejak pukul 03.00 WIB, tetapi kami baru mendapat laporan sekitar pukul 04.25 WIB,” kata Iwan Supriyono, Selasa (13/10/2026).
Setelah menerima laporan, petugas menerjunkan tim dan mengerahkan satu armada damkar, dua truk tangki suplai air dan satu mobil rescue. Dikarenakan lokasi kebakaran cukup jauh, petugas baru tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 05.00 WIB.
Proses pemadaman memerlukan waktu yang cukup lama lantaran api sudah cukup besar saat petugas tiba di lokasi. Insiden kebakaran itu baru benar-benar bisa dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB atau kurang lebih selama 1 jam 30 menit.
“Pemadaman memerlukan waktu yang cukup lama karena insiden kebakaran ini termasuk berskala besar,” ungkapnya.
Akibat insiden kebakaran ini, bangunan kandang ayam, mesin blower hingga 8.000 ekor ayam ludes terbakar. Namun petugas memastikan jika api tidak sampai merembet hingga ke area permukiman rumah warga lainnya.
Sesuai hasil pemeriksaan petugas, insiden kebakaran ini diduga dipicu akibat korsleting instalasi listrik yang merembet ke area kandang. Percikan api itu dengan cepat langsung membakar habis kandang ayam milik korban beserta isinya.
“Korban mengaku jika insiden kebakaran ini menyebabkan kerugian material mencapai Rp1 miliar,” pungkasnya. (sal/red)



