Tulungagung, Mataraman.net – Petugas pemadam kebakaran di Tulungagung delapan kali mendapat laporan terjadinya kebakaran di berbagai wilayah dalam satu hari. Fenomena ini baru pertama kali terjadi di Tulungagung, meski sebagian besar laporan berhasil tertangani.
Kasi Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan sebanyak enam laporan kebakaran berhasil tertangani. Sedangkan dua lokasi kebakaran lainnya berada jaug dari permukiman dan berhasil ditangani warga.
“Hari ini total ada delapan laporan kebakaran yang masuk dan sebanyak enam laporan berhasil kami tangani,” kata Iwan Supriyono, Selasa (13/10/2026).
Delapan laporan kebakaran itu meliputi kebakaran kandang ayam di Desa Geger, kebakaran kandang kambing di Desa Karanganom. Lalu, kebakaran lahan tebu di Desa Sukowiyono, kebakaran rumpun bambu di Desa Padangan.
Kemudian kebakaran kandang ternak di Desa Pakel Ngantru dan kebakaran lahan kosong di Desa Ngantru. Sedangkan dua laporan kebakaran yang tidak tertangani yakni kebakaran lahan di Desa Sidorejo dan Desa Sukowiyono.
“Enam peristiwa kebakaran yang kami tangani ini tidak menimbulkan korban jiwa (Manusia) selain 8.000 ekor ternak ayam dan empat ekor ternak kambing yang mati,” ungkapnya.
Iwan mengaku, delapan laporan kebakaran dalam sehari baru pertama kali ini terjadi di Tulungagung. Meski petugas dipaksa menangani kebakaran secara estafet, namun semua penanganan berjalan lancar tanpa kendala.
Damkarmat Tulungagung juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan atas potensi kebakaran. Terutama dalam membakar sampah atau melakukan aktivitas yang menggunakan api agar terus melakukan pengawasan.
“Kesiapan armada dan ketersediaan cadangan air yang mencukupi menjadi kunci keberhasilan kami dalam menangani laporan,” pungkasnya. (sal/red)



