GP Ansor Gondang Tegaskan Militansi Kader dan Komitmen Jaga Tradisi Aswaja

Tulungagung, Mataraman.net – Peringatan Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke-92 yang dirangkaikan dengan rutinan Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Kecamatan Gondang menjadi momentum penguatan militansi kader serta komitmen menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah perkembangan zaman modern.

Ketua PAC GP Ansor Gondang, Muhammad Syafi’i, menegaskan bahwa kader Ansor harus tetap menjaga semangat khidmah sebagai bagian dari estafet perjuangan Nahdlatul Ulama di masa mendatang.

“Pesannya tetap menjaga militansi dalam berkhidmah karena GP Ansor akan meneruskan peran dan kepengurusan NU di masa depan,” ujar Syafi’i saat kegiatan Harlah GP Ansor ke-92 di Kecamatan Gondang.

Baca Juga :  Terlibat Penggelapan Motor, Owner Warkop di Tulungagung Diringkus Polisi

Menurutnya, rutinan MDS Rijalul Ansor memiliki peran penting sebagai wadah menjaga tradisi amaliah Ahlussunnah wal Jama’ah, khususnya dalam memperkuat religiusitas di kalangan pemuda dan warga Nahdliyin.

Ia menilai perkembangan era modern dan digitalisasi menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda dalam mempertahankan nilai-nilai keislaman tradisional. Karena itu, kegiatan dzikir dan sholawat dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk menjaga tradisi ke-NU-an di tengah perubahan zaman.

“Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor menjadi wadah menjaga tradisi amalan Ahlussunnah wal Jama’ah, terutama religiusitas di kalangan pemuda dan warga Nahdlatul Ulama serta masyarakat pada umumnya,” katanya.

Baca Juga :  Buka Karneni Trail Run 2025, Wabup Baharudin Ingin Wisata Gunung Budeg Terangkat

Selain fokus pada kegiatan religius seperti kajian keislaman, amalan, dan ziarah muassis, GP Ansor Gondang juga berkomitmen mengembangkan potensi generasi muda melalui berbagai kegiatan kepemudaan.

Syafi’i menyebut pihaknya aktif membangun kolaborasi dengan Karang Taruna, KNPI, maupun organisasi perangkat daerah (OPD) dalam kegiatan pengembangan talenta pemuda, termasuk turnamen sepak bola dan diskusi kepemudaan.

“Dalam waktu dekat akan ada dua agenda besar kepemudaan di tingkat kecamatan maupun se-Tulungagung,” pungkasnya. (sna/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Bandung Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net - Seorang anak berusia 14 tahun menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang di Kecamatan Bandung Tulungagung. Saat ini, petugas kepolisian masih mendalami...