Ratusan Santri Ikuti UKT GASMI di Padepokan Tulungagung, Berjalan Khidmat

Tulungagung, Mataraman.net  – Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) Kabupaten Tulungagung menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Padepokan GASMI Tulungagung. Sebanyak 230 santri dari berbagai daerah di di Jawa maupun luar Jawa mengikuti UKT dengan khidmat.

Ketua Cabang GASMI Tulungagung, Muhammad Ubaidillah Suwito, mengatakan UKT tersebut merupakan ujian bagi santri untuk naik tingkat dari siswa atau santri menjadi anggota tetap.

“Pada malam hari ini kami mengadakan UKT atau Ujian Kenaikan Tingkat dari siswa atau santri menjadi anggota tetap. Alhamdulillah pesertanya 230 santri dan diikuti santri dari beberapa daerah,” terang Muhammad Ubaidillah Suwito, Senin malam (23/08/2026).

Baca Juga :  Bupati Gatut Lobi Anggaran 100 Miliar untuk Infrastruktur di Tulungagung
Ratusan Santri Ikuti UKT GASMI di Padepokan Tulungagung, Berjalan Khidmat
Ratusan santri dari sejumlah daerah mengikuti UKT GASMI di Padepokan GASMI Tulungagung. (and)

Ia menjelaskan, para peserta selain dari Tulungagung, ada juga dari Trenggalek dan Blitar. Bahkan ada juga dari Yogyakarta, Sidoarjo, Bandung, Jawa Barat, hingga sejumlah daerah di luar Pulau Jawa seperti Sumatera.

Menurutnya, pelaksanaan UKT tidak hanya menjadi bagian dari proses kenaikan tingkat dalam pencak silat, tetapi juga diharapkan menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Ia berharap dari kegiatan tersebut dapat lahir generasi bangsa yang tetap menjaga tradisi pencak silat. Sekaligus memiliki budi pekerti luhur, serta menjunjung tinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Alhamdulillah, mudah-mudahan santri-santri yang ikut UKT pada malam hari ini bisa menjadi generasi penerus, menjadi seorang pejuang, generasi yang meneladani para pendiri GASMI dan pendiri Pagar Nusa,” ujarnya.

Baca Juga :  KH Bagus-KH Muhson Terpilih Ketua dan Rais PCNU Tulungagung 2024-2029

Mbah Wito berharap para santri mampu meneruskan tongkat estafet perjuangan generasi sebelumnya dan berpesan agar para santri senantiasa menjadi pribadi yang tangguh dan santun.  Juga tak lupa harus menaati peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

“Mudah-mudahan bisa menjadi generasi penerus yang tangguh, santun, dan juga selalu menaati peraturan-peraturan yang ada di Negara Republik Indonesia atau NKRI,” katanya.

Pria yang juga sebagai pengusaha marmer ini meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar GASMI dan Pagar Nusa dapat terus berkembang di berbagai daerah.

Ia berharap keberadaan organisasi dan perguruan pencak silat tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga :  Oknum Anggota TNI Pelaku Pencurian Minimarket di Tulungagung-Trenggalek Terancam Sanksi Tegas

“Mudah-mudahan saya minta doa dari semua khalayak, mudah-mudahan Pagar Nusa atau GASMI bisa berkembang di mana pun berada dan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya. (and/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Zakat Profesi ASN Baru Terkumpul Rp5 Miliar Pertahun, Baznas Tulungagung Targetkan Naik 100 Persen

Tulungagung, Mataraman.net - Baru sebanyak 30 persen zakat profesi yang terkumpul dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tulungagung. Merespon hal ini, Badan Amil Zakat...