Tulungagung, Mataraman.net – Seorang pria berinisial AS (47) warga Kecamatan Bandung, Tulungagung ditemukan meninggal dunia di warung miliknya pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Korban meninggal dunia diduga karena penyakit jantung dan sesak nafas yang dideritanya.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, awalnya korban keluar rumah pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban berpamitan dengan istrinya untuk pergi ke warung miliknya di Desa Suwaru, Kecamatan Bandung, Tulungagung.
“Pagi tadi, istri korban mencoba menghubungi korban namun tidak mendapat jawaban,” kata Iptu Nanang Murdiyanto, Sabtu (15/8/2026).
Pada Sabtu (15/8/2026) sekutar pukul 08.30 WIB, istri korban mencari korban ke warung miliknya. Saat masuk ke dalam warung, istri korban dikejutkan lantataran mendapati kondisi korban tidak sadarkan diri di dalam kamar pada warung itu.
Saat itu, korban dalam keadaan terlentang menghadap ke timur dengan mulut yang berbusa dan sudah tidak bernyawa. Istri korban kemudian meminta tolong kepada warga setempat dan kejadian itu dilaporkan ke Polsek Bandung.
“Kami bersama Tim Inafis Polres Tulungagung dan petugas medis segera mendatangi lokasi kejadian,” ungkapnya.
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melakukan pemeriksaan pada jasad korban termasuk menggali keterangan dari pihak keluarga. Diketahui jika korban rupanya memiliki riwayat penyakit sesak nafas.
Sedangkan hasil dari pemeriksaan Tim Inafis, petugas tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban. Sedangkan mulut yang berbusa itu diduga berasal dari hati karena korban sebelumnya sempat minum obat.
“Terdapat indikasi jika mengidap Penyakit Jantung dan Sesak Nafas. Keluarga juga tidak berkenan dilakukan proses visum dan korban segera dimakamkan di pemakaman umum setempat,” pungkasnya. (sal/red)



