Selalu Peringkat Teratas se-Jatim, Penerimaan PKB dan BBNKB di Tulungagung Capai Rp118,4 Miliar

Tulungagung, Mataraman.net – Capaian penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Tulungagung selama enam bulan terakhir sudah lebih dari 50 persen. Bahkan, Kabupaten Tulungagung selalu peringkat teratas dalam penerimaan PKB setiap tahunnya.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung, Tranggono mengatakan, tingkat kepatuhan masyarakat dalam pembayaran PKB di Tulungagung cukup baik. Namun pihaknya menilai jika torehan positif itu masih perlu ditingkatkan lagi.

“Kami rasa sudah bagus, namun tetap perlu ditingkatkan karena data kami menunjukkan masih ada kendaraan yang belum membayar pajak,” kata Tranggono, Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga :  Salat Iduladha di Masjid Agung, Bupati Trenggalek Berterimakasih ke Presiden Prabowo
Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulungagung, Tranggono (baju batik). (and)

Kendaraan yang belum membayar PKB itu kemungkinan merupakan kendaraan yang memang sudah tidak digunakan. Bapenda Tulungagung juga berkolaborasi dengan UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Jawa Timur untuk memantau kendaraan itu.

Sedangkan target penerimaan PKB dan BBNKB di Tulungagung selama satu tahun pada tahun 2026 mencapai Rp137 miliar. Maka dari itu, pemilik kendaraan yang belum membayar pajak akan terus diingatkan untuk membayar pajak agar target itu bisa tercapai.

“Kami sudah bekerjasama dengan UPT PPD Bapenda Jawa Timur di Tulungagung untuk memantau apakah kendaraai itu masih dipakai atau tidak. Kalau belum bayar pajak, kami ingatkan agar membayar,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Gatut Lobi Anggaran 100 Miliar untuk Infrastruktur di Tulungagung

Sementara itu, Kepala UPT PPD Bapenda Jawa Timur di Tulungagung, Gemilang Yudha mengatakan, terdapat 35 UPT PPD di Jawa Timur. Kabupaten Tulumgagung selalu menempati peringkat 1 dan terkadang peringkat 2 untuk penerimaan PKB setiap tahunnya.

Buktinya, penerimaan PKB di Tulungagung sampai dengan 31 Juli 2026 kemarin sudah mencapai 57,59 persen atau Rp88,2 miliar. Sedangkan untuk penerimaan BBNKB mencapai 59,11 persen atau jika dinominalkan mencapai Rp30,2 miliar

“Tingkat pembayaran di Tulungagung khususnya, ini lumayan baik. Apalagi capaian penerimaan PKB dan BBNKB kita sudah lebih dari 50 persen, kalau ditotal semua sekitar Rp118,4 miliar,” kata Gemilang Yudha. (sal/red)

Baca Juga :  Fraksi NasDem Dorong Pertanian-Perikanan Dimaksimalkan untuk PAD Tulungagung

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Peringati Hari Santri Nasional ke-12, Pemkab Tulungagung Berencana Naikkan Insentif Guru Madin

Tulungagung, Mataraman.net - Memperingati Hari Santri Nasional ke-12 tahun 2026, Pemkab Tulungagung berkomitmen meningkatkan kesejahteraan pendidik agama. Bahkan, insentif bagi Guru Madrasah Diniyah (Madin)...