Pemkab Tulungagung Berencana Manfaatkan Bus Sekolah Angkut Wisatawan, Gratis

Tulungagung, Mataraman.net – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berencana memanfaatkan armada bus sekolah sebagai transportasi wisata gratis bagi masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk mempromosikan destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung.

Kabid Angkutan dan Sarana, Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Oki Sakti Nugrahajati mengatakan, pihaknya berencana memanfaatkan bus sekolah untuk sarana transportasi menuju destinasi wisata. Utamanya untuk mengakses destinasi wisata Pantai Selatan maupun Geopark Tulungagung.

“Munculnya wacana ini karena Kabupaten/Kota lain sudah ada yang memanfaatkan bus sekolah untuk sarana transportasi menuju destinasi wisata,” kata Oki Sakti Nugrahajati, Rabu (19/8/2026).

Secara teknis, armada bus sekolah nantinya akan disiapkan untuk membawa wisatawan dari Alun-Alun Tulungagung menuju destinasi wisata. Mulai dari Pantai Midodaren, Pantai Klathak, Pantau Sine hingga Pantai Molang maupun Geopark.

Baca Juga :  Fraksi NasDem Dorong Pertanian-Perikanan Dimaksimalkan untuk PAD Tulungagung

Operasional bus sekolah untuk mengangkut wisatawan ini direncanakan untuk beroperasi setiap akhir pekan pada hari Minggu. Untuk jam operasionalnya mulai dari pukul 08.00 WIB dan kembali ke pusat kota pada pukul 13.00 WIB atau 14.00 WIB.

“Sesuai rencana kami, operasionalnya setiap akhir pekan mulai pukul 08.00 WIB berangkat ke destinasi wisata baik itu Pantai Selatan maupun Geopark dan siang harinya kembali ke pusat kota,” ungkapnya.

Sebanyak dua unit armada dari totap 9 unit bus sekolah akan disiapkan untuk tahap awal pelaksanaan skema ini. Nantinya, para wisatawan yang memanfaatkan transportasi bus sekolah ini tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis.

Baca Juga :  Gencarkan Promotif-Preventif, Komisi IX DPR RI Sosialisasi Germas di Tulungagung

Meski begitu, rencana ini masih dalam tahap pengkajian untuk mempertimbangkan berbagai aspek teknis. Mulai dari kesiapan armada, operasional maupun bahan bakar termasuk kesiapan anggaran pemerintah.

“Kalau biaya tiket masuk objek wisata tetap ditanggung wisatawan. Saat ini masih tahap Focus Group Discussion (FGD) untuk proses pengkajian,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Membandel, Petugas Gabungan Ancam Potong Kabel Fiber Optic Provider Wi-Fi di Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net - Petugas gabungan Pemkab Tulungagung melakukan penertiban sejumlah tiang Fiber Optic milik provider Wi-Fi pada Rabu (19/8/2026). Pasalnya, tiang Fiber Optic itu...