Tulungagung, Mataraman.net – Sejumlah siswa SMPN 1 Tulungagung berhasil mengharumkan nama sekolah dengan mengukir prestasi melalui cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat pada Kejuraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Tulungagung. Pasalnya, para siswa ini berhasil menyabet gelar juara yang nantinya mereka akan disiapkan untuk Pekan Olahraga Daerah (Popda) Jawa Timur.
Para siswa SMPN 1Tulungagung yang berhasil menyabet gelar juara pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Tulungagung, diantaranya :
– Juara 1 Kategori Remaja Kelas Bebas, Kabidu Aqyas Fatchurahman, kelas IX-F SMPN 1 Tulungagung
– Juara 1 Kategori Jurus Tunggal Putra Remaja, Baqoroh Adim Alamsyah, kelas IX-J SMPN 1 Tulungagung
– Juara 3 Kategori Remaja Kelas Bebas, Muhammad Azril Prandika, kelas IX-A SMPN 1 Tulungagung
– Juara 1 Kategori Kelas E Pra Remaja, Maggie Aditya, kelas VII-A SMPN 1 Tulungagung
– Juarai 1 Kategori Kelas Tunggal Tangan Kosong dan Kategori Jurus Tunggal Senjata, Anilla Chanda Arsyamadhuri, Kelas VII-H SMPN 1 Tulungagung.

Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Tulungagung, Adi Sutignyo melalui Humas, Rohmad mengatakan, sebanyak lima siswa SMPN 1 Tulungagung yang berhasil menyabet gelar juara pada Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Tulungagung. Pihak sekolah mengaku sangat bangga atas capaian prestasi yang dihasilkan para siswa ini.
​”Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Kami tentu akan terus mendukung keikutsertaan anak-anak agar bisa terus menghasilkan prestasi yang membanggakan sekolah maupun para siswa yang ikut serta,” kata Rohmad, Rabu (19/8/2026).
Prestasi yang dihasilkan para siswa ini bukan hanya membanggakan, tetapi juga menjaga nama baik, meningkatkan akreditasi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap SMPN 1 Tulungagung. Atas capaian ini menjadi bukti jika siswa berbakat dibina sebaik mungkin di SMPN 1 Tulungagung.
Meski begitu, pihak sekolah mengakui jika saat ini tidak lagi memiliki pelatih Pencak Silat internal setelah pelatih sebelumnya memasuki purna tugas. Namun, sekolah memberikan kebebasan penuh bagi para siswa untuk berlatih dan mengembangkan bakat mereka pada klub-klub silat di luar sekolah.
“Kami sangat mendukung para siswa untuk mengembangkan bakat mereka demi meraih prestasi yang membanggakan. Meskipun saat ini kami belum bisa memberikan fasilitas pendukung untuk cabor Pencak Silat, tetapi kami tetap memberikan dukungan agar mereka bisa berkembang di klub-klub masing-masing,” ungkapnya.
Meski belum bisa memberikan fasilitas yang memadai, Rohmad menegaskan bahwa pihak sekolah tetap memberikan dukungan moral serta bantuan teknis seperti pengurusan dan pembiayaan administrasi pendaftaran perlombaan.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana di lingkungan sekolah tidak memadamkan semangat para siswa untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Mengingat Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Tulungagung itu merupakan wadah untuk Popda Jawa Timur pada November mendatang.
“Kami akan terus memantau perkembangan siswa kami untuk terus menghasilkan prestasi pada bidang yang mereka minati. Tentu target kami, para siswa ini bisa menyabet gelar juara pada event setingkat Nasional,” pungkasnya. (sal/red)



