Tulungagung, Mataraman.net – Demi meningkatkan kesejahteraan guru Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan memberikan insentif kepada setiap guru sebesar Rp250 setahun.
Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Daerah (Setda) Tulungagung, Makrus Manan mengatakan, jumlah guru TPQ di Tulungagung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Saat ini, tecatat ada sebanyak 6.793 guru TPQ yang tersebar di seluruh wilayah.
“Tahun 2026 jumlah guru TPQ mencapai 6.793 orang. Pada tahun 2025 jumlah guru TPQ diangka 6.021 orang dan tahun 2024 hanya sekitar 4.500 guru TPQ,” kata Makrus Manan, Selasa (18/8/2026).
Pemerintah sangat berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru TPQ di Kabupaten Tulungagung. Salah satu upayanya dengan menyediakan anggaran untuk uang insentif kepada guru TPQ sebesar Rp1,7 miliar.
Uang tersebut nantinya akan diberikan kepada setiap guru TPQ yang ada di Tulungagung, dimana setiap orang mendapat uang insentif sebesar Rp250 ribu. Diketahui, uang insentif itu diberikan oleh pemerintah kepada guru TPQ setiap satu tahun sekali.
“Uang insentif yang diberikan kepada guru TPQ hanya satu kali dalam setahun. Besarannya senilai Rp250 ribu untuk setiap guru TPQ,” ungkapnya.
Meski begitu, Pemerintah mengakui jika besaran uang insentif senilai Rp250 ribu itu masih sangat kurang untuk kesejahteraan guru TPQ. Hanya saja, besaran insentif yang didapat pada tahun ini telah dinaikkan jika dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Mengingat awalnya uang insentif yang diberikan kepada setiap guru TPQ hanya sebesar Rp50 ribu per tahun. Hal ini menunjukkan upaya serius pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru TPQ di Tulungagung.
“Guru TPQ juga ada yang mendapat honor dari lembaga atau tempat mereka mengajar. Kami tetap upayakan agar insentif ini bisa naik menjadi Rp750 ribu hingga Rp1 juta sesuai kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya. (sal/red)



