LATIN–LATPEL PC IPNU IPPNU Tulungagung 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kader Muda Nahdliyin

Tulungagung, Mataraman.net — Semangat kaderisasi dan kolaborasi antar daerah terasa hangat dalam pelaksanaan Latihan Instruktur (LATIN) dan Latihan Pelatih (LATPEL) yang digelar PC IPNU IPPNU Tulungagung selama empat hari, Kamis hingga Minggu (14–17/05/2026). Mengusung tema “Creating Impact: Growing For Better”, kegiatan ini menjadi ruang bertemunya kader-kader muda Nahdlatul Ulama untuk belajar, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat arah gerakan organisasi.

Sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 11 peserta internal dan 14 peserta eksternal dari berbagai cabang di Jawa Timur. Kehadiran peserta dari PC IPNU IPPNU Sampang, Mojokerto, Jombang, Kabupaten Malang, Kota Kediri, hingga Pasuruan menunjukkan tingginya antusiasme kader muda dalam membangun kaderisasi yang lebih progresif dan berdampak. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti kader dari berbagai PAC dan PKPT se-Tulungagung.

Baca Juga :  Arah Baru Dibutuhkan: Kuartal III 2024 Jadi Cerminan Kerapuhan Ekonomi Indonesia?

Bukan sekadar pelatihan formal, LATIN–LATPEL 2026 menghadirkan suasana belajar yang hangat dan penuh kedekatan antar kader. Para peserta tidak hanya mendapatkan materi kepelatihan dan keinstrukturan, tetapi juga membangun jejaring baru yang memperkuat solidaritas gerakan pelajar NU.

Ketua pelaksana, M. Sholahuddin Al Ayyubi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu melahirkan kader yang memberi dampak nyata di lingkungan organisasinya masing-masing.

“Diharapkan seluruh peserta dapat memberikan dampak bagi rumah tumbuhnya dan menjadikan rumahnya sebagai ruang perbaikan sekaligus transformasi kaderisasi,” ujarnya.

Ketua PC IPNU Tulungagung, Hasan Musthofa, turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap para peserta nantinya menjadi ujung tombak pengkaderan di wilayah masing-masing.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam bentuk apa pun. Besar harapan kami, peserta mampu menjadi ujung tombak pengkaderan dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Maryoto-Didik Resmi Mendaftar ke KPU Tulungagung Serta Adakan Selamatan

Dalam sambutannya, Hasan juga mengutip pesan inspiratif dari Maya Angelou bahwa orang mungkin lupa apa yang dikatakan atau dilakukan, tetapi tidak akan lupa bagaimana mereka diperlakukan dan dibuat merasa berarti. Menurutnya, kaderisasi bukan hanya tentang pencapaian, melainkan tentang nilai, pengalaman, dan kesan yang tertanam dalam diri setiap kader.

Senada dengan hal itu, Ketua PC IPPNU Tulungagung, Nanda Oktavia Anggraeni, menekankan pentingnya menciptakan sumber daya manusia yang adaptif dan mampu menjadi problem solver dalam gerakan organisasi.

“Peserta diharapkan mampu menghasilkan SDM yang berdampak, menjaga standar yang sudah baik, serta memiliki naluri sebagai instruktur dan pelatih yang mampu menghadirkan gerakan progresif,” tuturnya.

Baca Juga :  Konjen Jepang Buka Peluang Kerjasama Beasiswa-Tenaga Kerja ke LPK Ashabi Ansor Tulungagung

Bagi para peserta, kegiatan ini juga menjadi pengalaman yang berkesan. M. Fadhilah Ngisatus Syarif, peserta asal PK IPNU UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru selama mengikuti kegiatan.

“Kegiatan ini bukan hanya tempat belajar secara formal, tetapi juga ruang bertukar pengalaman antar kader dari berbagai daerah. Saya merasa mendapatkan keluarga baru dan relasi yang sangat positif,” katanya.

Melalui LATIN–LATPEL 2026, PC IPNU IPPNU Tulungagung tidak hanya menghadirkan forum penguatan kapasitas kader, tetapi juga membangun ruang tumbuh bersama bagi generasi muda Nahdliyin untuk memperluas jejaring, memperkuat solidaritas, dan menyiapkan gerakan organisasi yang lebih adaptif menghadapi tantangan zaman. (sns/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Proyek Rp15,9 Miliar Dimulai, Penutupan Jembatan Gondang I Berpotensi Lumpuhkan Jalur Tulungagung–Trenggalek

Tulungagung, Mataraman.net  — Proyek penggantian total Jembatan Gondang I di Kecamatan Gondang mulai menunjukkan tanda-tanda pelaksanaan nyata. Di tengah belum jelasnya skema penutupan dan...