Maryoto-Didik Resmi Mendaftar ke KPU Tulungagung Serta Adakan Selamatan

Tulungagung, Mataraman.net – Pasangan Bacabup dan Bacawabup Maryoto Birowo dan dan Didik Girnoto Yekti mendaftar ke KPU Tulungagung di hari pertama. Ratusan simpatisan mengiringi pendaftaran pasangan yang memiliki akronim Mardinoto tersebut. Mereka menggelar selamatan metri di depan pintu gerbang KPU sebelum mendaftar.

Maryoto mengaku sengaja memilih hari pertama untuk mendaftar karena ingin memiliki waktu jika diperlukan perbaikan. Kelengkapan persyaratan adminitrasi sudah dilakukan sejak jauh hari. Sehingga saat proses pendaftaran Bacabup dan Bacawabup dibuka mereka sudah siap untuk mendaftar.

“Kami memilih mendaftar di hari pertama untuk mengantisipasi jika masih ada perbaikan persyaratan,” papar Maryoto Birowo, Selasa, 27 Agustus 2024.

Baca Juga :  Angkat Karya Rajut hingga Batik Anak Muda lewat Inacraft dari Pemkab Kediri

 

Pasangan Mardinoto ini menawarkan program perubahan menuju kemajuan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Adapun program konkretnya berupa peningkatan SDM, infrastruktur, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan lapangan kerja.

Pasangan Mardinoto menggelar selamatan metri di depan pintu gerbang KPU sebelum mendaftar.

“Program kami ingin membuat dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan memfasilitasi UMKM dan pengembangan pariwisata,” bebernya.

Maryoto menambahkan selama 3 tahun masa kepemimpinannya sebagai Bupati periode 2018-2023, tidak banyak perubahan yang dilakukan karena terkendala Covid-19. Seluruh anggaran di alokasikan guna keperluan penanganan Covid 19. Hal ini yang menjadi alasan pihaknya untuk maju kembali di Pilkada tahun ini.

“Apabila dipercaya kembali memimpin Tulungagung kami akan melakukan pekerjaan yang tertunda di periode sebelumnya,” pungkasnya. (mad)

Baca Juga :  Logo Pemkab Tulungagung Dicatut di Baliho Paslon: Harus Izin Bupati

Berita Terkait

Berita Terbaru

Larung Sembonyo, Jejak Syukur dan Pesan Leluhur yang Tetap Hidup di Pantai Sine Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net -  Di tengah debur ombak selatan yang tak pernah benar-benar tenang, masyarakat nelayan Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung, masih menjaga sebuah tradisi tua...