Tulungagung, Mataraman.net – Identitas temuan jasad pria di Perairan Teluk Popoh Tulungagung akhirnya terungkap. Petugas kepolisian memastikan, korban berinisial DCI (23) warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, Jombang.
Kapolsek Besuki, AKP Mokhamad Samsun mengatakan, korban dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RSUD dr. Iskak untuk proses identifikasi pada Sabtu (3/10/2026). Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah rusak parah yang diperkirakan sudah 3-4 hari di perairan.
“Dikarenakan kondisi jasad korban yang rusak parah, sehingga korban dievakuasi ke IKF RSUD dr. Iskak untuk dilakukan identifikasi dan otopsi demi mengungkap penyebab kematiannya,” kata AKP Mokhamad Samsun, Senin (5/10/2026).
Selama proses identifikasi, petugas memastikan jika tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada jasad korban. Selain itu, korban meninggal dunia diduga karena tenggelam saat sedang bermain air di pantai.
Sesuai hasil identifikasi itu akhirnya terungkap jika identitas korban yakni DCI yang barang bawaannya ditemukan di Pantai Banyu Mulok. Identitas korban berhasil diidentifikasi berkat bantuan saudara korban yang mengenali susunan gigi korban.
“Saudara korban mengenali ciri-ciri korban dari susunan giginya, sehingga disimpulkan identitas korban berinisial DCI,” ungkapnya.
Atas kesaksiannya itu, saudara korban telah membuat surat pernyataan pengakuan jenazah jika korban merupakan saudsranya. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan sesuai kepercayaannya.
Selain itu, petugas juga sempat menemukan bukti chat di ponsel korban selama proses identifikasi. Diketahui, pada bukti chat itu korban berpamitan kepada temannya jika waktunya tidak banyak dan meminta maaf atas segala kelakuannya.
“Memang ada bukti chat korban berpamitan kepada temannya. Saat ini korban sudah diserahkan kepada keluarganya untuk dikebumikan di Jombang,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Seorang nelayan menemukan sesosok jasad mengapung di teluk Popoh Tulungagung pada Sabtu (3/10/2026) malam. Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Iskak untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (sal/red)



