Aliran Sungai Tersumbat Material Sampah, Lima Rumah Warga di Tulungagung Terendam Banjir Usai Hujan Deras

Tulungagung, Mataraman.net – Sejumlah rumah warga di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung terendam banjir pada Sabtu (31/10/2026). Kejadian itu dipicu karena hujan deras yang terjadi semalam hingga aliran sungai di wilayah itu meluap akihat tersumbat materoal kayu, barongan ori dan sampah.

Kepala Pelaksana, BPBD Kabupaten Tulungagung, Achmad Mugiyono mengatakan awalnya pada Jumat (30/10/2026) tadi malam terjadi hujan deras di Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Intensitas hujan deras malam tadi tergolong tinggi yang terjadi cukup lama sampai pagi tadi.

“Tadi malam terjadi hujan deras di Kecamatan Rejotangan dan intensitasnya cukup tinggi,” kata Achmad Mugiyono, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga :  Perekaman E-KTP Naik 50 Persen Jelang Coblosan, Dispendukcapil Layani di GOR Tulungagung

Akibat hujan deras tersebut, sejumlah wilayah Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung mulai terendam banjir. Tercatat setidaknya terdapat lima rumah warga di wilayah itu yang terendam banjir akibat hujan semalam.

Petugas BPBD Tulungagung yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk memastikan penyebabnya. Hasilnya, banjir terjadi akibat aliran sungai yang tersumbat berbagai material mulai dari material kayu, barongan ori dan sampah..

“Sungai yang tersumbat membuat air meluap ke hingga mengenai area pemukiman warga,” ungkapnya.

Meski direndam banjir, saat ini banjir di wilayah tersebut mulai berangsur surut dan rumah terdampak sudah dilakukan monitoring oleh petugas. Bahkan BPBD Tulungagung juga telah memberikan bantuan sembako kepada warga.

Baca Juga :  Puskesmas Bandung Bakal Realisasikan Pemberian Makanan Tambahan ke 119 Balita

Selain itu, petugas BPBD Tulungagung dibantu BBWS Brantas telah mengerahkan alat berat untuk pembersihan material. Pekerjaan pembersihan material pada sungai di Desa Tenggur ini ditargetkan selesai dalam satu hari.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam. Apabila terjadi bencana segera melapor ke BPBD,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Penyebaran Tak Merata, HKTI Tulungagung Usulkan Tambahan Pupuk Subsidi

Tulungagung, Mataraman.net - Petani tebu di Tulungagung mengeluhkan penerimaan pupuk subsidi yang tidak merata. Kondisi itu menyebabkan petani tebu di Tulungagung harus menanggung biaya...