PDIP Tulungagung Siap Sambut Syahri Mulyo Kembali Berpolitik, Erma: Hak Konstitusional Warga

Tulungagung, Mataraman.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Tulungagung menyambut baik mantan Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo yang baru bebas bersyarat. Bahkan, partai berlogo banteng moncong putih ini terbuka apabila Syahri Mulyo ingin kembali berpolitik.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti mengatakan sangat bersyukur atas kabar bebas bersyaratnya Syahri Mulyo. Mengingat, Syahri Mulyo sendiri dulunya merupakan kader PDI Perjuangan yang maju sebagai Bupati Tulungagung dari partai ini.

“Kami sebagai teman bersyukur Pak Syahri sudah menjalani hukuman dengan sehat dan bisa pulang, sehingga bisa kembali beraktivitas,” kata Erma Susanti, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga :  Diduga Kurang Konsentrasi, Kakek di Tulungagung Terlibat Kecelakaan Tunggal Hingga Meninggal

Erma menilai jika Syahri Mulyo memiliki banyak pengalaman serta kapasitas untuk kembali berkontribusi bagi Tulungagung. Meski pernah terjerat kasus korupsi, PDIP pada prinsipnya terbuka dan menjunjung tinggi hak konstitusional warga.

Artinya, PDIP Tulungagung sangat terbuka dan mau kembali menerima Syahri Mulyo apabila dirinya ingin kembali bergabung. Namun, hal ini tetap harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku atas status hukum sebelumnya.

“Mengenai aktivitas politik tertentu, tentu kita harus mengacu pada peraturan perundang-undangan, mengingat hukuman yang dijalani beliau lebih dari lima tahun,” ungkapnya.

Apabila Syahri Mulyo benar-benar bergabung kembali pada struktural partai, Erma memastikan tidak ada perlakuan khusus. Seluruh kader PDIP memiliki kedudukan, hak dan kewajiban yang setara di dalam internal partai.

Baca Juga :  Polemik Bupati-Wabup Tulungagung, PDIP Belum Berencana Panggil Keduanya: Pelayanan Jadi Indikator

Mengenai potensi pengaruh Syahri Mulyo, DPC PDIP Tulungagung masih belum mengetahui langkah atau fokus aktivitas politiknya ke depan. Mengingat, putranya saat ini juga menjabat sebagai legislator dan pengurus partai dari PDIP.

“Kalau semua kader PDIP tidak ada yang khusus, semua sesuai dan mengacu dengan AD/ART. Pada prinsipnua, semua anggota punya hak dan kewajiban yang sama,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Terlibat Penyelundupan Narkoba, Warga Binaan di Lapas Tulungagung Masuk Ruang Isolasi

Tulungagung, Mataraman.net - Upaya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas Kelas IIB Tulungagung yang berhasil digagalkan kini tengah proses pendalaman. Warga binaan yang terlibat sudah...