Dua Lokasi Usaha Terbakar Gara-gara Bakar Sampah di Trenggalek

Trenggalek, Mataraman.net –  Nahas nasib tiga kepala keluarga Suwandi, Untung, dan Didik warga Kelurahan Ngantru RT 07 RW 02, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek. Belakang rumah dan usahanya terbakar gegara api merembet usai membakar sampah, Minggu (4/5/2025) dini hari.

Kabid Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo mengatakan kejadian pada Pukul 01.50 Wib, Minggu 4 Mei 2025 ini awalnya, Untung pemilik rumah membakar sampah di belakang rumah.

Lalu, api disangka sudah padam sempurna dan ditinggal pergi. Sehingga kemungkinan api menyala kembali dan merembet ke barang yang ada di sekitar.

“Saksi mengetahui api sudah besar karena ada suara kayu terbakar. Si jago merah sudah berkobar di atas tempat usaha mebel dan gudang ban bekas,” beber Wasis Widodo dalam keterangannya.

Baca Juga :  Berikut Rekomendasi MUI Trenggalek Maraknya Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan
Dua Lokasi Usaha Terbakar gegara Bakar Sampah di Trenggalek
petugas sedang memadamkan api. (damkar Trenggalek)

Dugaan sementara dari bekas bakaran sampah menjadi penyebab api melahap 3 bangunan. Lalu, warga langsung menghubungibPemadam Kebakaran (Damkar) Pukul 02.08 Wib saat kobaran api sudah besar.

Menerima laporan kebakaran yang masuk Pukul 02.08 Wib, Damkar Trenggalek langsung mengerahkan sebanyak 12 personel. Pun juga dibantu Tagana memadamkan api.

Setelah upaya pemadaman, api bisa dipadamkan dalam waktu 1 jam 15 menit kemudian. Objek yang terbakar tempat usaha mebel, gudang ban bekas, dapur warung dengan luas 14 x 16 Meter.

“Takdir kerugian senilai 50 juta dilihat dari yang terbakar. A dari korban jiwa,” ulasnya.

Kecepatan Damkar Trenggalek dalam memadamkan kobaran api tersebut juga bisa menyelamatkan aset sebesar 800 juta, berupa 2 unit mobil, 3 ruko, 1 rumah, dan 3 sepeda motor di sekitar lokasi kebakaran.

Baca Juga :  Jadi Pjs Dyah Wahyu Ermawati Bertekad Angkat Potensi Trenggalek

Dirinya mengimbau kepada masyarakat supaya lebih berhati-hati. Apabila menyalakan bakaran sampah, agar benar-benar ditunggu atau dimatikan setelah selesai supaya tidak merembet.

“Kita mengimbau untu masyarakat supaya selalu waspada saat bakar sampah dan harus memastikan api benar mati,” imbaunya. (bahr/red)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Alumni MTs Al Huda Tulungagung Raih Predikat Wisudawan Terbaik Kedua di Universitas Turki

Tulungagung, Mataraman.net – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah asal Kabupaten Tulungagung di kancah internasional. Alumni MTs Al Huda Bandung, Tulungagung, Nissa Eka Pratiwi,...