Warga Persoalkan Kompleks Pemakaman Shangrila Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net – Kompleks pemakaman modern Shangrila di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung menimbulkan konflik dengan warga setempat. Namun Pemkab Tulungagung memastikan, pemilik pemakaman itu sudah memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang berlaku.

Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengatakan, kompleks pemakaman modern Shangrila kembali berkonflik dengan warga. Baru-baru ini, warga setempat menolak rencana pemakaman seorang kerabat dari pemilik kompleks pemakaman tersebut.

“Penolakan ini terjadi akibat konflik lahan dan status pengelolaan yang hingga kini masih berlangsung antara pihak pengelola dan warga sekitar,” kata Ahmad Baharudin, Selasa (8/9/2026).

Merespon konflik itu, Pemkab Tulungagung melakukan rapat koordinasi secara internal dengan setiap pemangku kebijakan. Hasilnya, dipastikan seluruh kelengkapan perizinan oleh pemilik pemakaman modern Shangrila itu telah dipenuhi.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Bulog-Satgas Pangan Pantau Harga di Pasar Tulungagung 

Meski dokumen perizinan sudah lengkap, namun warga setempat masih menolak keberadaan kompleks pemakaman modern tersebut. Sebagai langkah tindak lanjut, Pemkab Tulungagung akan segera memanggil pihak manajemen PT Shangrila.

“Seusai hasil rapat, dokumen perizinan pemilik pemakaman itu sudah lengkap dan sudah sah,” ungkapnya.

Pemanggilan terhadap pemilik pemakaman dilakukan untuk mendapatkan opsi terbaik atas permasalahan itu. Selain itu, pertemuan itu nantinya juga untuk menjembatani aspirasi masyarakat dengan kepentingan perusahaan.

Pemkab Tulungagung berkomitmen untik tetap mendukung keberlanjutan investasi daerah dengan tetap menjaga kondusivitas lingkungan. Atas dasar itu, konflik antara warga dengan pihak pemilik pemakaman harus segera dituntaskan.

Baca Juga :  Buka Ajang Talenta Siswa Jatim 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Talenta & Karakter untuk Indonesia Emas

“Saat ini belum ada aktivitas konstriksi fisik disana, hanya ada gapura dan akses jalan saja,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Sidang Lanjutan Kasus Korupsi Bupati Tulungagung, Hery Widodo Soroti Keterangan Saksi Berubah-Ubah

Tulungagung, Mataraman.net - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal pada Selasa (20/10/2026) diwarnai berbagai pertanyaan....