SPPG Jalani Monev, Sejumlah Relawan di Tulungagung Malah Tinggalkan Lokasi

Tulungagung, Mataraman.net – Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung menjalani monitoring dan evaluasi (Monev) di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung. Pada kegiatan ini, mirisnya terdapat sejumlah relawan SPPG yang pergi sebelum acara selesai.

Berdasarkan pantauan, kegiatan monev ini sempat menjadi perhatian karena adanya sejumlah relawan SPPG yang keluar dari ruangan. Padahal, saat itu tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sedang memberikan pemaparan terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Lucunya lagi, relawan SPPG yang meninggalkan lokasi itu beralasan jika mereka hendak menghadiri acara ijab qobul saudaranya Kepala SPPG. Saat itu, mereka menyebut jika mereka berasal dari salah satu SPPG di Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung.

Baca Juga :  Layanan SKCK Daring Via Polri Super App Dapat Apresiasi Masyarakat Tulungagung

Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan, kegiatan monev itu dilakukan selama dua hari. Kegiatan ini menyasar evaluasi menyeluruh, mulai dari penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, hingga penanganan surveilans epidemiologi.

“Hari ini merupakan hari kedua atas pelaksanaan monev terhadap seluruh SPPG di Tulungagung,” kata Desi Lusiana Wardani, Jumat (14/8/2026).

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memetakan kendala di lapangan, memberikan fasilitasi, serta meminimalisir potensi risiko keracunan makanan. Sayangnya, kegiatan ini menjadi sorotan karena ketidakdisiplinan sejumlah peserta undangan pada kegiatan itu.

Pasalnya, sejumlah peserta pada kegiatan ini justru meninggalkan lokasi sebelum acara selesai, entah itu untuk sekadar merokok atau berkegiatan lain. Namun, dirinya perlu berkoordinasi dengan tim internal di lapangan sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Baca Juga :  Bupati Gatut Berpesan ke Pejabat Baru, Tancap Gas Jadi Motor Penggerak

“Kami coba berkoordinasi dengan tim internal di lapangan terlebih dahulu untuk mengetahui kronologi serta alasan pasti di balik tindakan peserta tersebut,” ungkapnya.

Dinkes Tulungagung menegaskan, kegiatan yang diselenggarakan merupakan agenda resmi yang krusial untuk perbaikan layanan SPPG. Sesuai prosedur, seluruh perwakilan yang diundang seharusnya mengikuti rangkaian acara hingga tuntas.

“Kegiatan ini dilakukan agar distribusi makan bergizi gratis (MBG) di Tulungagung lebih baik dan meminimalisir risiko keracunan, sudah seharusnya para peserta mengikuti kegiatan ini hingga tuntas,” pungkasnya.(sal/red)

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Trotoar dan Saluran Air di Tulungagung Disidak, Target Selesai Akhir Tahun 2026

Tulungagung, Mataraman.net - Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin melakukan sidak proyek pembangunan infrastruktur di Jalan Teuku Umar masuk Kelurahan Kutoanyar, pada Rabu (14/10/2026). Proyek...