Tulungagung, Mataraman.net – Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar se-Kabupaten Tulungagung yang digelar dalam rangka peringatan HUT RI sukses menjaring potensi pesilat muda daerah. Salah satu atlet yang mencuri perhatian adalah Ananda Muhammad Azril Prandika, yang berhasil mengamankan gelar Juara 3 di kelas Bebas Remaja Putra (bobot 71–83 kg).
Perjalanan prestasi Azril tidak diraih secara instan karena dia mengawali latihan dasar di Ranting Pagar Nusa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Tulungagung langsung di bawah bimbingan sang ayah. Sejak saat itu, Azril kemudian digembleng lebih lanjut di Padepokan Pagar Nusa SPKM, khususnya pada Sport Center Wira Dharma Campurdarat, Tulungagung.
Di fasilitas pembinaan tersebut, para atlet digembleng secara terstruktur, baik pada kategori seni maupun tanding. Meskipun dalam dua tahun terakhir fokus pembinaan dominan pada kategori seni, kelonggaran regulasi terbaru dimanfaatkan secara optimal oleh tim pelatih untuk kembali menerjunkan atlet pada kategori tanding. Hasilnya, Azril sukses menyumbangkan medali.
Pelatih Senior Padepokan Pagar Nusa SPKM Campurdarat, Fatoni menegaskan, prestasi yang berhasil diraih Azril ini merupakan hasil peran pelatih, dukungan orang tua, serta fasilitasi dari sekolah. Hal itu menjadi kunci utama untuk membukakan jalan bagi atlet muda agar dapat melangkah ke jenjang kejuaraan yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
”Apapun perguruannya dan dari mana pun asalnya, jika anak tersebut berprestasi dan didukung penuh oleh orang tua serta gurunya, tugas kita sebagai pelatih adalah membukakan jalan menuju jenjang yang lebih tinggi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional,” kata Mas Toni -sapaan akrabnya, pada Kamis (13/8/2026).
Berkat prestasi yang berhasil diraih Azril ini, Mas Toni menaruh harapan besar kepada seluruh pemangku kepentingan olahraga di Kabupaten Tulungagung. Pembinaan atlet berprestasi diharapkan dapat dikelola secara profesional dan bersinergi, mulai dari tingkat perguruan, sekolah, hingga IPSI Tulungagung.
Melalui pengelolaan maupun pembinaan atlet secara baik dan terstruktur dipercaya mampu melahirlan atlet pesilat yang tangguh. Dengan begitu, para atlet muda di Kabupaten Tulungagung mampu mengharumkan nama daerah melalui torehan prestasinya di kancah nasional.
“Setiap atlet muda yang berprestasi harus dikelola dengan baik agar prestasinya terus berlanjut di level nasional dan tidak hanya terhenti di level daerah,” pungkasnya. (sal/red)



