Ritual Ganti Jubah di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Jadi Media Edukasi Nilai Budaya dan Spiritual

Tulungagung, Mataraman.net –  Prosesi pembersihan dan penggantian jubah seluruh patung dewa di Kelenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung tidak hanya menjadi ritual keagamaan tahunan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat dalam memahami nilai-nilai budaya dan spiritual Tionghoa.

Ritual yang digelar menjelang perayaan ulang tahun Dewi Mak Co ini memperlihatkan tahapan sakral yang sarat makna. Pengurus kelenteng, Wibitono, menyebut prosesi tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus pembelajaran tentang pentingnya menjaga kesucian dan harmoni.

“Ritual ini dilakukan untuk menyambut perayaan hari ulang tahun Dewi Mak Co,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Dalam pelaksanaannya, patung Dewi Mak Co terlebih dahulu dimandikan menggunakan air suci sebagai simbol penyucian diri. Setelah itu, jubah lama diganti dengan jubah baru berwarna kuning yang melambangkan kemuliaan. Tahapan ini kemudian diikuti oleh patung dewa lainnya di dalam kelenteng.

Baca Juga :  Musker II MWCNU Besuki: Perkuat Sinergi Organisasi melalui Fikrah, Ghiroh, dan Harakah

Selama prosesi berlangsung, altar ditutup dan hanya perempuan yang diperbolehkan masuk. Tradisi ini, menurut pengurus, juga mengajarkan nilai kedisiplinan, penghormatan terhadap aturan, serta peran perempuan dalam menjaga ritual budaya.

Selain itu, perbedaan warna jubah antara perayaan Imlek dan ulang tahun Dewi Mak Co menjadi bagian edukasi simbolik. Warna merah saat Imlek mencerminkan kebahagiaan dan keberuntungan, sementara warna kuning pada perayaan ulang tahun melambangkan kehormatan dan kebesaran spiritual.

Melalui ritual ini, pengurus kelenteng berharap generasi muda tidak hanya menyaksikan tradisi, tetapi juga memahami makna di balik setiap tahapan. Di tengah arus modernisasi, kegiatan ini dinilai penting sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama di masyarakat. (sna/red)

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Teluk Prigi Trenggalek Ikuti Ritual Larung Sembonyo: Wujud Syukur

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Trotoar dan Saluran Air di Tulungagung Disidak, Target Selesai Akhir Tahun 2026

Tulungagung, Mataraman.net - Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin melakukan sidak proyek pembangunan infrastruktur di Jalan Teuku Umar masuk Kelurahan Kutoanyar, pada Rabu (14/10/2026). Proyek...