LWPNU Tulungagung Tembus Lima Besar Nasional Capai 1.885 Sertifikasi Wakaf

Tulungagung, Mataraman.net  Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Tulungagung kembali menorehkan capaian penting dalam gerakan percepatan sertifikasi tanah wakaf hingga mencapai posisi 5 besar nasional.

Terbaru, Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung kembali menyerahkan 51 sertifikat tanah wakaf peruntukan nazhir Badan Hukum Nahdlatul Ulama (BHNU) pada Kamis (18/6/2026). Penyerahan ini sekaligus menggenapkan total aset NU Tulungagung yang telah bersertifikat resmi menjadi 1.885 sertifikat.

Ketua LWPNU Kabupaten Tulungagung, H. Lamuji, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia mengungkapkan capaian ini menempatkan Tulungagung di urutan kelima secara nasional, yang uniknya, seluruh posisi lima besar tersebut disapu bersih oleh kabupaten-kabupaten dari Provinsi Jawa Timur.

“Sampai saat ini, perolehan sertifikat tanah wakaf Kabupaten Tulungagung di tingkat nasional berada di urutan nomor lima. Untuk di tingkatan provinsi juga tetap nomor lima. Mengapa? Karena lima besar itu semuanya diisi dari Provinsi Jawa Timur,” ujar H Lamuji dalam keterangan resminya, Jum’at (19/6/2026).

Baca Juga :  Kasus Kriminal di Tulungagung Meningkat 10 Persen Sepanjang 2025

Ia menambahkan, di luar Jawa Timur baru terlihat pada peringkat keenam yang diduduki oleh Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Oleh karena itu, posisi kelima di Jawa Timur secara otomatis merepresentasikan posisi kelima di skala nasional.

Menurut H Lamuji, tidak lepas dari keterbukaan dan efisiensi birokrasi yang dihadirkan oleh pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Secara khusus, ia mengapresiasi kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung yang terus mempermudah dan mempercepat proses administrasi tanah wakaf.

Lamuji berharap, dengan adanya berbagai kemudahan ini, tanah-tanah wakaf yang selama ini belum terdaftar dapat segera dituntaskan. Dirinya juga mengajak seluruh kader di lapangan untuk bahu-membahu mendukung program strategis pemerintah tersebut.

Baca Juga :  Menu MBG Hari Pertama Ayam Goreng dan Oseng Wortel di Al Azhaar Tulungagung

“Kami dari LWPNU Tulungagung mengajak kader-kader kita di lapangan untuk ayo kita kerja keras, memacu, dan juga mendukung program dari pemerintah ini,” ujarnya.

Dikatakannya, semangat itu upaya semua tanah wakaf yang memang belum terdaftar di Kabupaten Tulungagung segera didaftarkan di kantor pertanahan. Demi keamanan dan tidak menimbulkan persengketaan di kemudian hari.

Meski angka 1.885 sertifikat sudah berada di tangan, LWPNU Tulungagung menolak untuk berpuas diri. Sebuah target besar telah direncanakan menyentuh angka 2.000 sertifikat tanah wakaf sebelum kalender tahun 2026 berganti.

Untuk mewujudkan ikhtiar tersebut, Lamuji menekankan pentingnya kerja keras dan soliditas dari seluruh elemen Nahdliyin, terutama para kader wakaf NU yang tersebar di tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Tulungagung.

“Target 2.000 sertifikat sampai akhir tahun 2026 ini hanya akan tercapai jika semua mesin kelembagaan bergerak bersama,” tandasnya.

Baca Juga :  Logo Pemkab Tulungagung Dicatut di Baliho Paslon: Harus Izin Bupati

Gayung bersambut, komitmen LWPNU Tulungagung ini mendapat dukungan penuh dari pihak agraria. Di sela-sela prosesi penyerahan sertifikat, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung, Gatot Suyanto, turut melontarkan ajakan bernada serupa. Gatot mengajak LWPNU Tulungagung untuk bersama-sama menuntaskan legalitas aset-aset wakaf, baik yang berupa masjid, musala, maupun peruntukan sosial keagamaan lainnya yang belum tersertifikasi pada tahun ini.

Menurut Gatot, meskipun jumlah sertifikat yang diterbitkan sudah hampir menyentuh angka 2.000, pada kenyataannya masih banyak tempat ibadah di Kabupaten Tulungagung yang belum memiliki kepastian hukum.

“Maka dari itu untuk menyelamatkan aset-aset tersebut, maka perlu kerja keras kita semua untuk didaftarkan tanah-tanah wakaf tersebut. Supaya diterbitkan sertifikat tanah wakaf oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Tulungagung,” ujar Gatot Suyanto. (qil/red)

 

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Bahtsul Masa’il Kubro se-Jawa Timur di Tulungagung Bahas Kontroversi Pelaksanaan Badal Haji

Tulungagung, Mataraman.net - Lembaga Bahtsul Masa'il (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung sukses menggelar Bahtsul Masail Kubro se-Jawa Timur dan sekitarnya pada Kamis...