Kawasan Kuliner Pinka Tulungagung Jadi Sorotan, RTH dan Arus Lalu Lintas Perlu Ditata Ulang

Tulungagung, Mataraman.net – Jajaran legislatif di Kabupaten Tulungagung menyoroti semrawutnya Kawasan Kuliner Pinka di Kelurahan Tertek, Tulungagung. Utamanya terkait ruang terbuka hijau (RTH) dan arus lalu lintas yang padat di kawasan itu.

Ketua Komisi B, DPRD Tulungagung, Widodo Prasetyo mengatakan, kondisi pada Kawasan Kuliner Pinka memang perlu dilakukan evaluasi. Terutama dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penataan ulang.

“Kami melihat jika keadaan Kawasan Kuliner Pinka harus ditata ulang, sehingga evaluasi pada kawasan itu harus dilakukan,” kata Widodo Prasetyo, Jumat (16/10/2026).

Meski dilakukan penataan ulang, keberlangsungan pelaku UMKM asli Tulungagung di wilayah itu juga perlu dilakukan. Utamanya agar para pelaku UMKM itu tetap bisa menjalankan usahanya sembari penataan ulang.

Baca Juga :  Tulungagung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis, 500 Dosis Vaksin Rabies Disiapkan

Salah satu fokus utama penataan di Kawasan Kuliner Pinka yakni terkait arus lalu lintas di kawasan itu yang termasuk padat. Sebagai langkah awal, pihaknya perlu membahas kondisi ini dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung.

“Arus lalu lintas di kawasan ini memang menjadi perhatian karena cukup padat terutama pada jam-jam tertentu,” ungkapnya.

Selain itu, sorotan utama untuk penataan di Kawasan Kuliner Pinka ini berada pada lahan RTH yang dipakai untuk berdagang. Widodo menilai jika fungsi RTH harus tetap dijaga dan dilertarikan agar penataan tidak mengabaikan aspek lingkungan.

Terkait permasalahan ini, DPRD Tulungagung perlu berkoordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Harapannya agar RTH bisa kembali pada fungsinya sebagai lahan penghijauan di Kawasan Kuliner Pinka.

Baca Juga :  Sidang Perkara Perdata di Tulungagung, Majelis Hakim Tolak Pencabutan Gugatan Hingga Penggugat Kembali Mangkir

“Melalui koordinasi lintas sektor, kami berharap berbagai persoalan di Kawasan Kuliner Pinka bisa ditangani secara terpadu, tanpa mengesampingkan kepentingan pelaku UMKM maupun kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rumah Warga di Tulungagung Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Tulungagung, Mataraman.net - Sebuah rumah warga di lingkungan 8 masuk Desa/Kecamatan Ngunut, Tulungagung ludes terbakar pada Sabtu (17/10/2026). Insiden itu terjadi diduga akibat pemilik...