Rumah Warga di Tulungagung Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Tulungagung, Mataraman.net – Sebuah rumah warga di lingkungan 8 masuk Desa/Kecamatan Ngunut, Tulungagung ludes terbakar pada Sabtu (17/10/2026). Insiden itu terjadi diduga akibat pemilik rumah lupa mematikan kompor, sehingga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Iwan Supriyono mengatakan peristiwa kebakaran itu dilaporkan sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas yang menerima laporan segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk pemadaman.

“Kami awalnya sedang melakukan pemadaman di tempat pengrajin kayu di Kecamatan Kedungwaru. Setelah selesai, laporan kembali masuk pada rumah di Ngunut,” kata Iwan Supriyono, Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga :  Warga Sembung Tulungagung Bongkar Makam Kuno, Diduga Berasal Dari Abad Ke-16

Saat itu, petugas membawa dua armada damkar dan dua truk tangki suplai air untuk melakukan pemadaman di TKK. Diketahui, rumah yang terbakai itu dihuni oleh Sukarti bersama suaminya dan saat kejadian Sukarti sedang tertidur di rumah tetangganya.

Saat itu, korban lupa jika sedang memasak telur di dapur rumahnya dan justru pergi ke rumah tetangganya hingga tertidur. Akibat kelalaian korban, api kemudian membesar hingga membakar rumah korban termasuk perabotan di dalamnya hingga ludes.

“Korban yang tertidur lupa mematikan kompor rebusan telur di dapur. Api segera membesar dan membakar rumah korban,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Perkara Korupsi Bupati Tulungagung, Saksi Kontraktor Mengaku Pinjamkan Uang Rp700 Juta

Selama melakukan pemadaman, petugas Damkarmat Tulungagung sempat kesulitan untuk menjangkau lokasi kebakaran. Pasalnya, akses jalan pada lokasi kebakaran yang terlalu sempit dan dekat dengan perlintasan kereta api.

Proses pemadaman di lokasi membutuhkan waktu kurang lebih selama 60 menit karena termasuk berskala besar. Beruntung api tidak sempat merembet ke bangunan lainnya, mengingat lokasi kebakaran merupakan area padat penduduk.

“Mulai dari teras hingga belakang rumah habis terbakar termasuk perabotan di dalamnya. Total kerugian dalam peristiwa ini mencapai senilai Rp100 juta,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Dua Orang Meninggal, DBD di Tulungagung Tembus 315 Kasus

Tulungagung, Mataraman.net - Selama sembilan bulan terakhir, kasus Demam berdarah Dengue (DBD) di Tulungagung telah mencapai ratusan kasus. Bahkan, terdapat sejumlah kasus meninggal dunia...