Habiskan Anggaran Rp7 M, Pengerjaan Jembatan Junjung Tulungagung Lebih Cepat

Tulungagung, Mataraman.net – Pemkab Tulungagung memastikan pembangunan Jembatan Junjung lebih cepat dari target. Proyek senilai Rp7 miliar itu ditargetkan bisa selesai lebih cepat pada awal Desember 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Jembatan Junjung, Wahyudiana mengatakan progres pengejaan dilakukan lebih cepat dari jadwal. Saat ini, realisasi pengerjaan fisik telah mencapai 40 persen dari target awal yang hanya 28 persen.

“Pekerjaan di lapangan telah melampaui target progres pada periode pelaporan yang sama,” kata Wahyudiana, Senin (19/10/2026).

Saat ini, pekerjaan utama pada pembangunan Jembatan Junjung telah selesai seperti pengecoran Bored Pile dan Abutmen. Sedangkan untuk pengerjaan tembok penahan jalan pada sisi selatan jembatan masih terus berlanjut.

Baca Juga :  Pemkab Hibahkan 4,1 Miliar untuk Kedua Polsek di Tulungagung

Ketinggian tembok penahan jalan pada sisi kanan dan kiri jem atan masih mencapai setengah dari keseluruhan rencana. Pihak pelaksana sendiri tengah mempersiapan tahapan pekerjaan berikutnya termasuk penyelesaian tembok penahan jalan.

“Tahapan berikutnya meliputi pengurukan oprit (Akses penghubung antara jalan raya dengan struktur utama jembatan dan pemasanyan Balok Girder sepanjang 35 meter,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Endra Wibawa mengatakan, estimasi pemasangan Balok Girder selama 20 hari. Dia menilai, pelaksanaan pembangunan Jembatan Junjung masih sesuai jadwal.

“Pekerjaan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Tidak ada keterlambatan ataupun kendala dan sebagainya,” kata Endra Wibawa.

Baca Juga :  Ketua PKK Trenggalek Tinjau Posyandu Lansia Pastikan Pelayanan Bagi Usia Senja

Sesuai rencana awal, proyek pembangunan Jembatan Junjung ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026. Namun melihat progres pekerjaan saat ini, pihaknya optimis bisa selesai lebih cepat pada awal bulan Desember 2026.

Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan tepatnya Jembatan Junjung mulai dibuka kembali. Perkembangan pembangunan selanjutnya akan menjadi penentu untuk memastikan dibukanya Jembatan Junjung.

“Proyek ini menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Tulungagung dengan total sekitar Rp7 miliar,” tutupnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Diduga Sengaja Dibakar, Ada 46 Kasus Karhutla di Tulungagung Selama 10 Bulan

Tulungagung, Mataraman.net - Selama dua bulan terakhir, kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Tulungagung mengalami kenaikan. Bahkan, kejadian karhutla itu diduga karena unsur...