Selama Delapan Bulan, Kasus ISPA di Tulungagung Capai 56 Ribu Lebih

Tulungagung, Mataraman.net – Selama delapan bulan terakhir, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Tulungagung mengalami kenaikan. Hal ini tidak lain dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang panas akibat kemarau panjang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan, sejak Januari hingga Agustus 2026, kasus ISPA di Tulungagung mencapai 56.585 kasus. Bahkan, puncak kenaikan kasus ISPA terjadi pada bulan Juli 2026 kemarin.

“Kasus ISPA selama delapan bulan terakhir di Tulungagung mengalami kenaikan kasus dibanding tahun sebelumnya,” kata Desi Lusiana Wardani, Sabtu (3/10/2026).

Secara rinci, kasus ISPA pada Januari mencapai 6.443 kasus, Februari mencapai 6.764 kasus, Maret mencapai 6.947 kasus, April mencapai 7.875 kasus. Kemudian, pada Mei mencapai 7.569 kasus, Juni mencapai 8.592 kasus, Juli mencapai 9.149 kasus dan Agustus 8.656 kasus.

Baca Juga :  Kenalkan Pembinaan Warga Binaan, Lapas Tulungagung Ajak PWI-AJI di Balik Jeruji

Sedangkan untuk data kasus ISPA pada September 2026 masih dalam proses input data. Dinkes Tulungagung masih belum dapat memastikan apakah terjadi kenaikan atau penurunan kasus ISPA pada periode bulan September 2026.

“Kasus ISPA di Tulungagung didominasi oleh anak-anak dibawah 17 tahun. Faktor cuaca panas juga berpengaruh pada kenaikan kasus ISPA di Tulungagung,” ungkapnya.

Secara klinis, cuaca panas membuat debu lebih banyak terhirup, mengingat budaya menggunakan masker tidak segencar saat pandemi Covid-19. Selain itu, ISPA juga bisa saja terjadi akibat tubuh kekurangan asupan air mineral.

Meningkatnya kasus ISPA membuat beberapa layanan rawat inap di Puskesmas penuh dengan pasien. Rata-rata angka Bed Occupancy Rate (BOR) seluruh Puskesmas di Tulungagung mencapai 39 persen.

Baca Juga :  Sabet 3 Medali Ajang Internasional, Tito Siswa Tulungagung Kembali Harumkan Indonesia

“Sesuai hasil monitoring, ada beberapa layanan rawat inap Puskesmas yang penuh. Seperti di Puskesmas Karangrejo dengan BOR mencapai 100 persen,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Sinergitas TNI dan Pemkab Tulungagung, Jalan Rabat Betom di Desa Manding Selesai Dikerjakan

Tulungagung, Mataraman.net - Pembangunan jalan rabat beton di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung akhirnya selesai. Pembangunan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas perekonomian masyarakat setempat. Peresmian...