Jazilul Fawaid Optimis Pelaksanaan Ibadah Haji Tahun 2025 akan Lebih Baik

Jeddah, Mataraman.net – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Jazilul Fawaid optimis pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, berbagai pembenahan yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi, terutama dalam aspek regulasi dan layanan jemaah, akan berdampak positif bagi jemaah Indonesia.

“Saya yakin haji tahun ini akan lebih tertib dan nyaman. Arab Saudi juga sedang berbenah. Kalau kita bisa menyesuaikan diri, insya Allah pelayanannya akan jauh lebih baik,” ujarnya saat ditemui di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Jumat (30/5/2025).

Salah satu hal yang disorot Jazilul adalah langkah tegas otoritas Saudi dalam menindak jemaah tanpa visa resmi. Ia menyebut kebijakan ini sangat membantu negara pengirim jemaah seperti Indonesia karena membuat proses ibadah lebih tertib dan terkontrol.

Baca Juga :  Bulog Tulungagung Optimis Serap 60an Ribu Ton Gabah Kering di 2026

“Kebijakan ini bikin penyelenggaraan haji lebih rapi. Ini jelas menguntungkan kita,” katanya.

Baca juga: Sebanyak 359 CJH Asal Trenggalek Berangkat, Golongan Lansia Sebanyak 48 Persen

Jazilul juga menilai Kementerian Agama (Kemenag) mulai menunjukkan perbaikan nyata dalam tata kelola penyelenggaraan haji. Ia menyoroti langkah-langkah yang lebih transparan dan responsif terhadap rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Haji sebelumnya.

“Saya yakin tahun ini nggak bakal ada pansus lagi. Kita bisa lihat ada kemajuan,” tegasnya.

Namun, Jazilul tetap mendorong agar perbaikan juga dilakukan oleh pihak Indonesia, terutama dalam aspek pelayanan jemaah—mulai dari keberangkatan hingga pelayanan di tanah suci.

Baca Juga :  Pembiayaan 70 Miliar Jadi Kerjasama Pemkab Trenggalek-PT SMI untuk Jalan dan Pariwisata

“Mulai dari proses berangkat, tempat tinggal, makanan, sampai layanan kesehatan. Semuanya harus makin baik. Dan kita akan cek langsung di lapangan,” imbuhnya.

Soal keterlibatan delapan perusahaan penyedia layanan (syarikah) dalam pelaksanaan haji tahun ini, Jazilul menyambut baik adanya variasi penyedia. Menurutnya, ini bisa menjadi peluang terciptanya kompetisi sehat.

“Persaingan sehat itu penting. Yang terbaik kita pakai, yang buruk kita tinggalkan. Harus ada evaluasi rutin,” pungkasnya. (hum/red)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Pangan di Tulungagung Mayoritas Stabil, Cabai Turun dan Minyak Goreng Naik

Tulungagung, Mataraman.net - Dinas Komunikasi dan Informatika  merilis pembaruan harga pangan tingkat konsumen untuk periode 23–28 April 2026. Sebagian besar komoditas di Kabupaten Tulungagung tercatat...