Trenggalek, Mataraman.net – Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)-Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Desa Karanganom Kecamatan Durenan Trenggalek sukses menghelat Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) perdana, Minggu (14/6/2026).
Salah satu peserta Reyhan Achmad Ramdhani menerangkan bersyukur bisa mengikuti Makesta dari awal hingga akhir. Yang semula awam dengan salah satu badan otonom (Banom) NU ini bisa mengerti lebih banyak.
“Alhamdulillah bisa mengikuti Makesta hari ini memberikan banyak pengalaman. Saya bisa mengenal lebih dalam tentang nilai-nilai Aswaja lebih dalam hingga sejarah perjuangan dan berdirinya NU,” kata Reyhan.
Reyhan yang baru di IPNU-IPPNU ini menjadi lebih mengetahui setelah menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber berkompeten di bidangnya.
“Selain menambah wawasan saya, alhamdulillah kegiatan ini juga pertama kali mengikuti dari kegiatan-kegiatan yang diadakan PR IPNU-IPPNU Karanganom,” imbuhnya.
Reyhan mengaku di pengkaderan Makesta ini semakin termotivasi untuk menjadi kader yang aktif. Termasuk bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sekaligus di tengah masyarakat.
“Semoga mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh di kehidupan bermasyarakat,” harapnya.
Siswa SMPN 1 Durenan ini mengatakan kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi langkah awal untuk terus belajar, berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
“Ini sebagai langkah awal berproses serta berkhidmat kepada agama, bangsa, dan organisasi,” tandasnya.
Bukan berbicara tentang kuantitas. Melainkan ingin menciptakan kader berprestasi yang berkualitas, menjadi wajah Nahdlatul Ulama kelak nanti.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Makesta IPNU-IPPNU Karanganom, Surya Aditya Dwi Prananta. Mengusung tema ‘Terciptanya Kader NU Berprestasi, Untuk NU Masa Kini’ sebagai kegiatan langkah awal dalam mencetak kader-kader NU militan.
“Harapannya terciptanya Kader tidak hanya paham ideologi Aswaja. Melainkan juga mampu berprestasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan NU di masa kini maupun masa depan,” ujar Surya Aditya Dwi Prananta,
Adit mengaku bersyukur kegiatan selama dua hari satu malam yang berada di SDN 2 Karanganom berjalan lancar. Tidak ada kendala yang cukup berarti.
Ia mengaku jumlah peserta tidak menjadi penghalang dalam mencetak kader-kader militan. Saat pendaftaran masuk ada 15 orang yang berasal dari internal maupun eksternal.
Akan tetapi di pembukaan hingga akhir pembuatan, hanya tinggal di bawah 10 kader yang menuntaskan seluruh materi Makesta.
“Alhamdulillah berjalan lancar, semoga membawa manfaat, serta menjadi pengalaman berharga bagi kita,” paparnya.
Tak lupa, Aditya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.
Mulai dari Kepala Desa Karanganom, Keluarga besar SDN 2 Karanganom, Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Karanganom. Lalu, LAZISNU Karanganom, seluruh panitia dan juga donatur.
“Terima kasih kepada semua yang sudah memberikan sumbangsih Tmtenaga pikiran maupun materi sehingga tersuksesnya acara ini,” tutupnya.
Sementara, terpisah Kepala Desa Karanganom, Muntingah mengapresiasi kegiatan tersebut. Beliau mewanti-wanti agar bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) di tengah derasnya arus informasi.
“Saya melihat prihatin sekali yang penting para pemuda waspada. Bapak Ranting NU mohon doanya Indonesia bisa terselamatkan,” kata Muntingah saat Pembukaan MAKESTA kemarin, Sabtu (13/06/2026).
“Semoga dengan adanya masa kesetiaan anggota ini menjadi bertambah ilmu agamanya. Baik dalam beretika baik, menjadi pemuda yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkasnya. (qil/red)



