PeristiwaTrenggalek

Tebing Setinggi 25 Meter di Trenggalek Longsor, Dinding Rumah Warga Jebol 

×

Tebing Setinggi 25 Meter di Trenggalek Longsor, Dinding Rumah Warga Jebol 

Sebarkan artikel ini
Tebing Setinggi 25 Meter di Trenggalek Longsor, Dinding Rumah Warga Jebol 
Dinding rumah jebol gegara longsor di Trenggalek. (BPBD Trenggalek)

Trenggalek, Mataraman.net – Dinding rumah Joko Sutrisno, warga di RT 24 RW 03 Dusun Jajar Desa Bangun Kecamatan Munjungan Trenggalek jebol gegara terkena longsor tebing setinggi 25 meter, Rabu (14/5/2025) dini hari.

Kalaksa BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono menerangkan bahwa kronologi kejadian sebelumnya, pada Selasa, 13 April 2025 mulai pukul 16.00 WIB wilayah Kecamatan Munjungan diguyur hujan intensitas sedang sampai tinggi.

“Akibat hujan itu, Rabu, 14 Mei 2025 pukul 03.40 WIB tebing setinggi 25 m panjang 4 m yang berada di belakang rumah Bapak Joko Sutrisno mengalami longsor,” ujar Triadi Atmono dalam keterangannya.

Baca Juga :  Tebing Longsor Timpa 3 Ruang Kelas SDN 2 Kradinan Tulungagung
Tebing Setinggi 25 Meter di Trenggalek Longsor, Dinding Rumah Warga Jebol 
Petugas membantu lakukan pembenahan pada rumah yang terkenan longsoran tebing. (foto BPBD Trenggalek)

Triadi menerangkan, longsoran tebing mengenai dinding kamar mandi hingga jebol dengan panjang 2,5 m serta tinggi 2 m. Kerugian ditaksir belasan juta rupiah sesuai ukuran bangunan yang jebol.

“Kerugian materiil sesuai dinding kamar mandi jebol kurang lebih 15 juta,” paparnya.

Pihaknya mengaku untuk korban jiwa nihil, karena penghuni rumah tidak berada di kamar mandi. Atas kejadian tersebut, upaya yang diakukan oleh BPBD Trenggalek melakukan asesmen ke lokasi kejadian.

Tim yang tergabung dalam asesmen diantaranya TRC Kecamatan Munjungan. Selanjutnya dibantu oleh TNI, Polri, perangkat desa setempat serta masyarakat sekitar.

“Tim gabungan langsung melakukan cek lokasi dan membersihkan material longsor,” imbuhnya.

Baca Juga :  Lintas Iman Bincang Refleksi Pancasila di Tulungagung

Triadi tak lupa memberikan pesan untuk selalu waspada saat hujan deras atau cuaca ekstrem. Terlebih di wilayah dataran tinggi atau pegunungan. Bagi pengendara jalan pun disarankan untuk berhenti saat hujan deras.

“Menghimbau kepada masyarakat agar waspada saat hujan dan terjadi longsor susulan,” tandasnya. (bahr/red)