Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulungagung Ditunda, Ternyata Ini Penyebabnya

Tulungagung, Mataraman.net – Rencana pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Tulungagung dipastikan gagal direalisasikan pada tahun 2026. Penyebabnya disinyalir karena keberadaan jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) pada lahan SR.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tulungagung, Reni Prasetiawati Ika Septiwulan mengatakan, rencana pembangunan fisik SR di Tulungagung pada Oktober kemarin. Namun, Tim Kementerian PU telah melakukan survei teknis beberapa hari yang lalu dan memutuskan untuk menunda proyek ini.

“Tim Kementerian PU sudah datang untuk melakukan survei, kemudian diputuskan untuk ditunda dulu,” kata Reni Prasetiawati Ika Septiwulan,” Jumat (6/11/2026).

Salah satu alasan ditundanya pembangunan SR di Tulungagung itu tidak lain terkait adanya SUTT di lahan seluas 5,4 hektare. Survei yang dilakukan itu terkait apakah keberadaan SUTT itu akan mengakibatkan paparan radiasi atau tidak.

Baca Juga :  Menarik, Bakal Ada Empat Poros di Pilkada Tulungagung

Meski begitu, terdapat satu opsi yang menjadi pertimbangan yakni memangkas jumlah luasan lahan SR. Namun, opsi itu masih jadi perdebatan, mengingat radiasi dari SUTT juga jadi salah poin yang perlu diperhatikan bersama.

“Ada opsi lahan yang diatasnya terdapat SUTT itu dipangkas, tapi masih perlu dipertimbangkan juga terkait radiasinya,” ungkapnya.

Sedangkan soal rencana menerapkan SR rintisan, Reni menegaskan jika Pemkab Tulungagung lebih memilih pembangunan SR permanen. Hal ini menyesuaikan ketentuan dari Kementerian Sosial yang telah meniadakan SR rintisan.

Selain itu, pemerintah pusat juga masih terus melakukan kajian teknis terkait pelaksanaan program ini. Reni sendiri berharap agar gedung SR bisa segera direalisasikan, mengingat Tulungagung masuk 100 wilayah yang akan dibangun SR.

Baca Juga :  Telah Berkekuatan Hukum Tetap, Kejari Tulungagung Musnahkan Barang Bukti 241 Perkara

“Mudah-mudahan secepatnya bisa terealisasi karena kan kita menunggu dulu kaitannya dengan peninjauan tanah dan lain-lain,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Air Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, Petani Bawang Merah di Tulungagung Merugi

Tulungagung, Mataraman.net - Sejumlah petani bawang merah di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung harus gigit jari. Pasalnya, mereka terpaksa merugi akibat tanamannya tergenang air...