Tulungagung, Mataraman.net – Seorang pria tanpa identitas (Mr. X) ditemukan meninggal dunia di area hutan masuk Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung pada Sabtu (15/8/2026). Korban ditemukan meninggal dunia di tengah hutan diduga karena haus dan kelaparan akibat tersesat di hutan.
Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto mengatakan, temuan mayat ini sebenarnya pertama kali diketahui pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Veri (30) warga Blitar mencium bau tidak sedap setelah mencari rumput di hutan Ngubalan petak 12D.
“Saksi yang berupaya mencari sumber bau mendapati adanya sesosok mayat pria yang sudah membusuk. Namun saksi tidak langsung melaporkan temuan itu dan langsung pulang ke rumahnya,” kata AKP Kasianto, Sabtu (15/8/2026).
Kemudian pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, saksi baru memberi tahu saudaranya atas adanya sesosok mayat itu. Temuan itu baru dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Rejotangan.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Rejotangan, Tim Inafis dan petugas medis segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian melakukan olah TKP, namun tidak mendapati adanya identitas milik korban.
“Kami yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, tetapi kami tidak menemukan identitas diri korban,” ungkapnya.
Saat ditemukan, Kasianto menyebut, korban memakai kaos lengan panjang warna hitam dan memakai celana training warna hitam. Kondisi tubuh korban cukup mengenaskan karena sudag melepuh dan mengeluarkan belatung.
Diketahui, jarak lokasi ditemukannya mayat tanpa identitas itu sengan jalan permukiman warga sejauh tiga kilometer. Petugas menduga jika korban meninggal dunia karena haus dan kelaparan akibat tersesat di hutan.
“Warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya diminta untuk segera melapor ke Polsek Rejotangan sembari dilakukan proses identifikasi terhadap korban,” pungkasnya. (sal/red)



