Tulungagung, Mataraman.net – Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kabupaten Tulungagung menggelar Kejuaraan Pencak Silat Antar-pelajar tingkat kabupaten. Kejuaraan ini menjadi wadah seleksi dan penjaringan atlet muda potensial menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur pada November mendatang.
Panitia Penyelenggara, Muhammad Ihsanudin mengatakan, kejuaraan ini merupakan ajang tahunan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kejuaraan ini diikuti sebanyak 517 peserta dari 145 sekolah se-Kabupaten Tulungagung.
“Kompetisi dibagi dalam beberapa tingkatan jenjang, mulai dari Usia Dini (SD/MI), Pra-Remaja (SD/SMP), hingga Remaja (SMP/SMA),” kata Muhammad Ihsanudin, Kamis (13/8/2026).
Para peserta yang berpartisipasi, mereka bertanding dengan membawa nama sekolah bukan atas nama perguruan silat. Khusus untuk kategori usia dini, pihak penyelenggara menerapkan sistem bagan empat (pemasalan).
Sistem ini diterapkan sebagai langkah pembibitan awal sekaligus mendorong motivasi siswa untuk berprestasi di jalur yang positif. Para pemenang mendapatkan apresiasi berupa medali dan piagam penghargaan.
“Langkah strategis ini juga untuk mengikis stigma negatif dan menghentikan potensi tawuran antarpesilat/pelajar di Kabupaten Tulungagung. Lewat ajang resmi ini, energi para siswa disalurkan secara sportif di atas matras,” pungkasnya.
Ke depan, Bapopsi Tulungagung merencanakan intensitas kejuaraan antarpelajar di Tulungagung dapat diselenggarakan hingga 3–4 kali dalam setahun demi menjamin keberlanjutan pembinaan atlet-atlet muda.
Sementara itu, Koordinator Bidang Pembibitan IPSI Tulungagung, Imam Turmudi menambahkan, kejuaraan Pencak Silat Antar-pelajar ini digelar selama tiga hari. Kejuaraan ini menjadi langkah strategis daerah dalam menjaring dan membina bibit-bibit atlet pencak silat potensial sejak dini.
Terdapat dua kategori yang bisa diikuti para pelajar yakni mulai dari kategori tanding hingga kategori seni/jurus meliputi tunggal (Tangan kosong) dan bersenjata. Para pemenang pada kejuaraan ini akan dipersiapkan untuk menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).
“Kegiatan ini merupakan bentuk kerja untuk mendata serta mengkaderkan para atlet potensial,” kata Imam Turmudi.
Meski begitu, target IPSI tidak berhenti di tingkat daerah karena pihaknya berambisi mengembalikan kejayaan pencak silat Tulungagung di kancah nasional melalui Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), mengulang prestasi manis yang pernah diraih daerah ini sebelumnya.
Sebagai upaya untuk merealisasikan target tersebut, IPSI Tulungagung melalui Bidang Teknik dan jajaran pelatih akan segera melakukan pembinaan intensif serta penggalengan khusus bagi para atlet yang lolos dalam seleksi kejuaraan ini.
“Secara teknis nantinya Bidang Teknik yang menangani. Namun pada intinya, kami berambisi untuk bisa menghasilkan atlet berprestasi ditingkat nasional,” tutupnya. (sal/red)



