Ribuan Wisatawan Padati Pantai Dlodo Tulungagung, Meningkat 5 Kali Lipat

Tulungagung, Mataraman.netLibur Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah usai, tercatat ada kenaikan signifikan dalam kunjungan di Pantai Dlodo Kabupaten Tulungagung. Yang sebelumnya hanya ratusan, kali ini momen Nataru menyentuh angka 2 ribuan pengunjung.

Salah satu pengunjung, Misbah Zainul Mualim (23) asal Ngawi mengungkapkan bahwa ini baru pertama kali ke Pantai Dlodo. Alasan memilih ini lantaran pertama kondisi Pantai masih belum banyak dikunjungi. Kedua, kondisi pantai masih belum banyak sampah.

“Pantai ini belum terpantau ramai seperti pantai-pantai yang lain dan juga suasana disini masih alami. Belum ada banyak sampah dan tercemar polusi udara ya,” ujar Misbah Zainul Mualim, Minggu (4/1/2026).

Baca Juga :  Dinamika Pasar Politik dan Kepemilihan: Analisis Ekonomi Politik di Tahun Pemilu
Ribuan Wisatawan Padati Pantai Dlodo Tulungagung, Meningkat 5 Kali Lipat
Kepala Desa Rejosari, Sudikan. (bahr)

Zainul menambahkan bersama 18 temannya yang berasal dari salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Ponorogo menggunakan elf. Setelah ini, langsung balik ke pondok karena sudah memasuki hari aktif.

“Setelah ini langsung pulang. Kesannya mungkin tempat ini saya rasa sudah bagus mungkin untuk fasilitas bisa ditingkatkan kembali,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung, Sudikan. Ditemui di lokasi usai memantau pengunjung yang bermain di tepi Pantai dengan menggunakan sepeda motornya, ia bersyukur ada lonjakan wisatawan.

“Alhamdulillah di Pantai Dlodo Citra Gemilang waktu nataru 5 kali lipat dibandung di minggu biasanya. Kurang lebih mencapai 2000 pengunjung kalau di hari minggu biasanya sekitar 200 sampai 300 pengunjung,” ujar Sudikan, Minggu, 4 Januari 2025.

Baca Juga :  Terapi Tradisional Banser Gondang Jadi Ruang Silaturahmi dan Layanan Kesehatan Warga

Sudikan mengaku pengunjung mayoritas berasal dari luar Kabupaten Tulungagung.
Mereka datangan bersama keluarga maupun teman, hingga komunitas dengan rombongan mobil maupun elf.

“Total pengunjung yang banyak berasal dari Kediri, Nganjuk, Mojokerto dan Surabaya,” akuinya.

Sebelumnya, fasilitas yang disediakan dalam melayani pengunjung diantaranya terkait dengan pengamanan laut. Pelampung hingga alat komunikasi HT (Handy Talkie) untuk memudahkan koordinasi antar petugas

“Kita ready seperti pelampung kita tambahi beserta alat-alat komunikasi lainnya. Termasuk dengan gazebo-gazebo kita siapkan,” ulanya.

Sudikan menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk memperhatikan akses menuju Jalur Lintas Selatan (JLS). Pasalnya, akses ke lokasi sebelum masuk JLS terbilang curam dan beberapa kilometer rusak parah

Baca Juga :  Kapolda Jatim Singgah di Polsek Kalangbret, Cek JLS Bakal Jadi Jalur Alternatif Nataru

“Mudah-mudahan jalur ya dari Tulungagung ke arah JLS segera diperbaiki. Sehingga wisata-wisata di lingkup selatan seperti di Pantai Dlodo semakin maju. Alhasil UMKM UMKM dan pendapatan asli desa dan bumdes bisa berjalan lancar,” tandasnya. (bahr/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Terbukti Kumpul Kebo, Anggota Polres Tulungagung Hanya Kena Sanksi Patsus dan Demosi 5 Tahun

Tulungagung, Mataraman.net - Anggota Polres Tulungagung berinisial Aiptu YW yang kedapatan kumpul kebo dengan perempuan di Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung telah menjalani hukuman...