Tulungagung, Mataraman.net – Suasana Balai Desa Padansari, Kecamatan Ngunut, Kamis (21/5/2026), tampak ramai dipadati warga yang memanfaatkan berbagai layanan publik dalam kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Samsat Ceria yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung.
Tidak hanya layanan pembayaran pajak kendaraan dan pajak daerah, kegiatan tersebut juga menghadirkan pelayanan kesehatan, konsultasi pajak, servis gratis kendaraan, hingga gerakan pangan murah yang disambut antusias masyarakat.
Salah satu warga Ngunut, Bedjo, mengaku senang dengan banyaknya layanan yang tersedia dalam satu lokasi. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat membantu masyarakat karena memudahkan akses pelayanan publik.
“Pelayanannya banyak sekali, ada pembayaran PBB, servis gratis dari Toyota, pelayanan kesehatan, laporan pajak dari KPP yang ramai didatangi warga, laporan SPPT, gerakan pangan murah, sampai layanan dari Jasa Raharja. Saya sebagai warga sangat menikmati program ini,” ujarnya.
Ia juga menilai program gerakan pangan murah menjadi salah satu yang paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Gerakan pangan murah ini membantu sekali karena harganya lebih murah dibanding biasanya. Semoga pelayanan publik seperti ini bisa terus berkelanjutan ke depannya,” tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Misbah, yang mengapresiasi kecepatan pelayanan dalam kegiatan tersebut.
“Pelayanannya cepat tanggap, sekitar 10 menit sudah selesai. Jadi masyarakat tidak perlu menunggu lama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penetapan dan Pemeriksaan Bapenda Tulungagung, Sonny Jatmiko, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Forum Konsultasi Publik (FKP) dan program Samsat Ceria yang bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Hari ini kami mengadakan Forum Konsultasi Publik terkait pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor, dan pajak daerah lainnya. Pajak daerah itu meliputi PBB, BPHTB, pajak makanan dan minuman, serta jenis pajak daerah lainnya,” jelas Sonny.
Selain pelayanan pajak, pihaknya juga menggandeng berbagai instansi dan mitra untuk menghadirkan layanan terpadu bagi masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan puskesmas untuk pelayanan kesehatan, Jasa Raharja, dealer Putra Rinjani dan Toyota Auto2000 untuk servis gratis, Pegadaian, KPP Pratama untuk konsultasi SPT tahunan, serta Bank Jatim untuk pembayaran pajak kendaraan maupun pajak daerah,” katanya.
Sonny mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kelanjutan program pelayanan jemput bola yang mulai dijalankan sejak tahun lalu. Tahun 2026 ini menjadi periode kedua pelaksanaan layanan terpadu di tingkat kecamatan.
“Tujuan utamanya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bulan lalu kami di Kecamatan Sendang, hari ini di Kecamatan Ngunut. Harapannya nanti seluruh 19 kecamatan di Tulungagung bisa kami jangkau dengan layanan seperti ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, gerakan pangan murah yang turut digelar di lokasi berlangsung selama dua hari dan sengaja disinergikan dengan agenda pelayanan publik agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Kebetulan hari ini dan besok di Kecamatan Ngunut ada gerakan pangan murah, sehingga sekalian kami kolaborasikan dengan kegiatan pelayanan publik ini,” pungkasnya. (sna/red)



