Pelajar Dominasi Kecelakaan di Tulungagung Selama Tiga Bulan, Totalnya Capai 204 Kasus

Tulungagung, Mataraman.net – Selama tiga bulan terakhir, terdapat ratusan kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tulungagung. Mirisnya, kasus kecelakaan itu justru didominasi oleh kalangan pelajar dengan rentang usia 10 sampai 19 tahun.

KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Ahmad Zainudin mengatakan, petugas mencatat adanya 348 kasus kecelakaan selama tiga bulan terakhir. Rinciannya, sebanyak 21 orang meninggal dunia dan 682 orang mengalami luka ringan.

“Kerugian material yang ditimbulkan akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas ini nominalnya mencapai senilai Rp346 juta,” kata Iptu Ahmad Zainudin, Minggu (6/9/2026).

Secara rinci, kelompok usia yang oaling mendominasi angka kecelakaan lalu lintas itu merupakan pelajar yang mencapai 204 orang. Sedangkan sisanya sebanyak 141 orang merupakan kelompok usia produktif dan 112 orang kelompok usia lanjut.

Baca Juga :  Tangis Pecah saat Geruduk DPRD Tulungagung, Guru PPPK Paruh Waktu Ini Tak Bisa Beli Sepatu

Apabila sesuai kelompok jalan, diketahui jika mayoritas kasus kecelakaan lalu lintas itu terjadi di jalan desa sebanyak 282 kasus. Kemudian terbanyak kedua di jalan Kabupaten/Kota dengan total kasus mencapai 49 kasus, sisanya 10 kasus terjadi di jalan nasional.

“Terkait blackspot atau lokasi rawan kecelakaan lalu lintas berada di Kecamatan Ngantru karena beberapa waktu terakhir banyak kasus kecelakaan disana,” ungkapnya.

Zainudin memyebut, penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas ini mayoritasnya terjadi karena human error. Seperti banyaknya pelajar yang terlibat kecelakaan itu dikarenakan tingkat kesadaran, kewaspadaan dan emosional saat berkendara masih rendah.

Apalagi, para pelajar yang terlibat kecelakaan ini lebih didominasi oleh siswa SMP yang tentunya tidak memiliki SIM. Petugas menghimbau agar masyarakat selalu waspada, hati-hati saat berkendara dan tentunya mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga :  ODGJ Meninggal Diduga Kelaparan di Gubuk Persawahan Blitar

“Kami juga mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan anaknya yang belum memiliki SIM untuk mengemudikan kendaraan bermotor,” pungkasnya. (sal/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Tanggapi Santai, Kabag Kesra Tulungagung Berikan Keterangan dalam BAP Sudah Sesuai Fakta

Tulungagung, Mataraman.net - Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Sekretariat Darerah (Setda) Tulungagung menanggapi santai tuduhan yang dilayangkan Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo usai persidangan, Jumat...