Bupati Gatut Sebut Butuh 1 Triliun untuk Bangun Infrastruktur di Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net –  Pemerintah Kabupaten Tulungagung membutuhkan banyak anggaran untuk merealisasikan pembangunan infrastruktur. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyebutkan butuh anggaran ideal Rp1 triliun.

Hal itu disampaikan Bupati usai Rapat Paripurna Rancangan Peraturan Darah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2025-2029 kemarin.

“Kebutuhan infrastruktur jalan kalau kita mengacu pada Dinas PU, kebutuhan total semua itu dari jalan provinsi, kabupaten sirip-sirip jalur lintas selatan, lalu irigasi tanggul-tanggul itu 1 triliun,” ujar Gatut Sunu.

Tak hanya itu, Gatut menyebutkan bahwa selain jalan, yang menjadi perhatian adalah pendidikan, pasar, irigasi pertanian dan lain-lain. Ia yakin semua perencanaan akan bisa diselesaikan tepat waktu bila proposal ke pemerintah pusat disetujui.

Baca Juga :  Bupati Trenggalek Sabet Award Tokoh Inspiratif Penggerak Pelestarian Ekosistem

“Kalau yang kemarin yang saya ajukan itu bisa diterima. Insyaallah 3 tahun itu sudah selesai,” tambahnya.

Politikus Partai Gerindra ini menerangkan lobi-lobi ke pemerintah pusat dilakukan secara masif. Sehingga ia sering bepergian ke Jakarta selama beberapa bulan terakhir.

“Saya akan berusaha sekuat tenaga agar kami mendapatkan anggaran dari APBN. Baik anggaran dari APBD provinsi maupun APBN. Kami yakin atas komunikasi dengan orang-orang penting yang ada di sana. Insyaallah saya yakin bisa terlaksana,” tandasnya.

Sebagai informasi, di Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung tahun 2025 sebelum terjadi perubahan jumlah belanja sebesar Rp 2,878 triliun. Sementara sesudah terjadi perubahan menjadi Rp 3,054 miliar. (bahr/red)

Baca Juga :  Puluhan Rumah Rusak hingga Jalan Tertimbun Longsor di Tulungagung

Berita Terkait

Berita Terbaru

Puluhan Pelajar Tulungagung Ditangkap Satpol PP Saat Ngopi di Jam Sekolah

Tulungagung, Mataraman.net  – Puluhan pelajar Tulungagung terjaring razia saat asik nongkrong di warung kopi saat jam sekolah pada Senin (15/6/2026). Total ada 47 siswa...