Mas Dhito Ingin Beri Ruang Pemuda Berkontribusi Melalui Ranperda Kepemudaan

Kediri, Mataraman.net – Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen dalam memberdamai pemuda benar-benar menjadi atensi. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dan DPRD Kediri berupaya memberikan ruang gerak bagi para pemuda, mulai berkreasi hingga berperan aktif untuk pembangunan di daerah.

Komitmen tersebut ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota persetujuan bersama Raperda tentang Kepemudaan antara Bupati Hanindhito Himawan Pramana dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri dalam rapat paripurna yang digelar, kemarin.

“Pemuda di Kabupaten Kediri harus punya ruang untuk bisa kembali ke kabupaten ini, karena kecenderungannya pemuda di kabupaten ini begitu sudah lulus mereka lebih memilih untuk meninggalkan Kediri,” ujar Hanindhito, diterima Mataraman.net, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga :  Setahun Terakhir, Enam Ribu Anak Tidak Sekolah Tertangani Pemkab Kediri
Mas Dhito Ingin Beri Ruang Pemuda Berkontribusi Melalui Ranperda Kepemudaan
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. (foto: Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. (prokopim Kediri)

Bupati yang kerap disapa Mas Dhito ini menjelaskan pemuda merupakan salah satu penunjang dan faktor penentu pembangunan secara menyeluruh di Kabupaten Kediri.

Oleh sebab itu, sejalan dengan tujuan disusunnya Reperda Kepemudaan oleh Pemkab Kediri. Salah satunya agar potensi pemuda di Kabupaten Kediri bisa dioptimalkan, sehingga memberikan manfaat bagi pembangunan berkelanjutan di berbagai bidang.

“Yang kedua, dan tidak kalah penting lagi, pemuda di Kabupaten Kediri harus peduli dengan pendidikan,” ulasnya.

Mas Dhito menambahkan, pemerintah daerah juga berupaya menekan angka putus sekolah, pun juga angka anak tidak melanjutkan sekolah di Kabupaten Kediri dapat ditekan. Cara yang dilakukan diantaranya melalui pemberian program beasiswa pendidikan.

Baca Juga :  Sukses Emban Tugas, Bupati Arifin Siapkan Beasiswa Bagi Paskibraka

Melalui pemberian beasiswa itu diharapkan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Kediri tidak dapat melanjutkan pendidikan karena terkendala biaya.

“Beberapa hal terkait kepemudaan ini akan kami fokuskan,” pungkasnya. (bahr/red)

Berita Terkait

Berita Terbaru

Edukasi Publik dan Sosial Eksperimen ODHIV di CFD Tulungagung, Ini Temuannya

Tulungagung, Mataraman.net - Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Tulungagung kembali menggelar edukasi publik dan eksperimen sosial di CFD Tulungagung pada Minggu (13/9/2026). Meski secara...