Kunker di Besuki, Plt Ketua TP PKK Tulungagung Tegaskan Penguatan Peran Kader Posyandu dan Turunkan Stunting

Tulungagung, Mataraman.net – Plt. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tulungagung melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Desa Siyotobagus Kecamatan Besuki pada Rabu (16/9/2026). Selama kunjungan, dia menegaskan penguatan peran kader PKK dan Posyandu serta upaya menurunkan stunting.

Plt TP PKK Tulungagung, Yuyun Ahmad Baharudin mengatakan, gerakan PKK bertumpu pada prinsip masyarakat partisipatif demi mewujudkan desa yang maju dan mandiri. Selain itu, visi PKK juga untuk mewujudkan keluarga berdaya dan sejahtera untuk mendukung Asta Cita.

“Hak ini diwujudkan melalui empat prioritas fokus gerakan di tahun 2026, seperti Ketahanan Pangan dan Gizi,​ Pemanfaatan pekarangan rumah berbasis tanaman unggul, Penguatan karakter anak dari pengaruh negatif internet dan Pengelolaan sampah berkelanjutan serta penciptaan rumah tangga yang bersih dan inovatif,” kata Yuyun Ahmad Baharudin, Kamis (17/9/2026).

Baca Juga :  Inovasi KHADIJAH Puskesmas Bandung, Tekan Angka Kematian Ibu Hamil
Kunker di Besuki, Plt Ketua TP PKK Tulungagung Tegaskan Penguatan Peran Kader Posyandu dan Turunkan Stunting
Plt Ketua TP PKK Tulungagung tegaskan penguatan peran Kader Posyandu dan turunkan stunting. (isal)

Selain itu, Plt Ketua TP PKK Tulungagung juga menginstruksikan agar seluruh Posyandu segera beradaptasi dengan konsep Integrasi Layanan Primer (ILP). Melalui layanan itu, cakupan pelayanan Posyandu kini berkembang tidak hanya bagi balita dan ibu hamil, melainkan seluruh kelompok umur.

Diantaranya mulai dari usia anak-anak, remaja, usia produktif, termasuk usia lansia. Posyandu juga diharapkan mendukung pelayanan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada enam bidang prioritas.

​”Setiap langkah kecil, pencatatan data yang valid, dan penyuluhan dari para kader berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Ketua Tim Pembina Posyandu Desa harus memastikan para kader aktif berlatih bersama bidan desa untuk menguasai 25 standar pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Baca Juga :  Trans Jatim Koridor 6 Resmi Mengaspal, Sidoarjo–Mojokerto Kini Makin Terhubung

Sebagai upaya menekan angka stunting, TP PKK Tulungagung turut mendorong pelaksanaan program Kemping Asik (Kader Pendamping ASI Eksklusif). Pada program ini, setiap 1 sampai 2 kader PKK ditugaskan mendampingi ibu menyusui pada 10 rumah sekitarnya.

Yuyun meminta jajaran Pemerintah Kecamatan dan TP PKK Desa untuk terus bersinergi dalam pembinaan gerakan PKK sesuai amanat Rakernas X PKK Tahun 2025. Selain itu juga memastikan seluruh program prioritas pemerintah menyasar langsung kelompok Dasa Wisma di tingkat RT/RW.

“Pendampingan ibu menyusui harus dilakukan oleh kader PKK agar kasus stunting bisa diturunkan,” pungkasnya. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Ruang Kelas di SDN 1 Babadan Tulungagung Rusak, Perbaikan Pakai APBN Senilai Rp1,4 M

Tulungagung, Mataraman.net - Ruang kelas SDN 1 Babadan Kecamatan Karangrejo Tulungagung yang sempat ambruk akhirnya akan diperbaiki tahun ini. Diketahui, ruang kelas itu akan...