Penyaluran Banpang Tahap II di Tulungagung Dimulai, 1.000 Ton Beras Tersalurkan

Tulungagung, Mataraman.net – Bantuan Pangan (Banpang) tahap II di Kabupaten Tulungagung mulai disalurkan pada Senin (31/8/2026). Saat ini, ribuan ton beras telah disalurkan kepada penerima keluarga penerima manfaat (KPM).

Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan, penyaluran Banpang secara simbolik dilakukan di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung. Total ada sebanyak 768 KPM dengan total 23,04 ton beras yang disalurkan di wilayah itu.

“Masing-masing KPM mendapatkan beras sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan penyaluran pada periode bulan Juli, Agustus dan September 2026,” kata Yonas Haryadi Kurniawan, Senin (31/8/2026).

Secara rinci, target alokasi untuk penyaluran Banpang tahap II di Tulungagung mencapai sebanyak 4.400 ton beras. Puluhan ribu ton beras itu diberikan kepada 147 ribu KPM di seluruh wilayah Tulungagung.

Baca Juga :  Bupati Gatut Ingin Festival Balon Kembali Digelar di Momen Harjad Tulungagung 2025

Saat ini, beras yang sudah disalurkan kepada KPM program Banpang tahap II ini mencapai sebanyak 1.000 ton beras. Penyaluran Banpang tahap II ditargetkan selesai disalurkan kepada setiap KPM pada bulan September 2026.

“Penyaluran sebenarnya sudah dilakukan sejak pekan kemarin, karena Agustus ini masih banyak kegiatan karnaval, jadi target kami penyelesaian di bulab September,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin mengingatkan agar setiap KPM tidak memperjual belikan beras yang didapat dari program Banpang. Pasalnya, beras itu merupakan bantuan untuk masyarakat dari Pemerintah dan bukan untuk komoditas jual beli.

Sebagai upaya pengawasan, setiap perangkat desa diminta untuk aktif mengawasi warganya agar beras Banpang tidak disalahgunakan. Setiap bentuk penyalahgunaan bantuan akan ditindak tegas dan bisa berakibat pada pencoretan KPM dari daftar penerima bantuan.

Baca Juga :  Lapas Tulungagung Jalin Kerjasama dengan UIN SATU: Perkuat Pembinaan Kerohanian

“Harapannya tidak ada masyarakat yang menyalahgunakan bantuan dari Pemerintah,” kata Ahmad Baharudin. (sal/red)

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pria di Tulungagung Nekat Curi 8 Unit Pompa Air dan Mesin Diesel, Kasus Berakhir Damai Melalui Mediasi

Tulungagung, Mataraman.net - Seorang pria berinisial DR warga Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung dilaporkan ke Polisi. Pasalnya, pria itu nekat mencuri delapan unit pompa...