Eks Karang Taruna Tanggulturus Pererat Silaturahmi Lewat Buka Bersama di Pantai Gemah

Tulungagung, Mataraman.net – Suasana sore di Pantai Gemah, Kabupaten Tulungagung, tampak berbeda pada pengujung Ramadan tahun ini. Semilir angin pantai yang biasanya tenang kini riuh oleh canda tawa sekelompok pria yang berkumpul untuk menanti waktu berbuka puasa.
Kelompok yang menamakan diri mereka “Lingkaran Remaja 90-an” tersebut menggelar acara buka bersama (bukber) guna menjalin kembali keakraban antaranggota, Minggu (15/3/2026).

Kelompok ini merupakan kumpulan pria yang dulunya aktif sebagai anggota Karang Taruna Desa Tanggulturus, Kecamatan Besuki, Tulungagung. Meski kini mereka tidak lagi menjabat sebagai pengurus desa, semangat persaudaraan tetap terjaga melalui pertemuan rutin tahunan.
Transformasi Menjadi Lingkaran Remaja 90-an.
Koordinator acara sekaligus perwakilan panitia, Solikin, menjelaskan bahwa perubahan nama kelompok tersebut disesuaikan dengan usia para anggota yang kini sudah memasuki masa dewasa.
“Sekarang ini karena sudah tua, bukan Karang Taruna lagi, maka dinamakan Lingkaran Remaja 90-an,” ujar Solikin saat ditemui di lokasi acara.
Pria yang akrab disapa Likin Kobrid ini menambahkan bahwa meskipun usia bertambah, konsistensi mereka dalam berkumpul tidak pernah luntur. Kegiatan ini sudah menjadi agenda istikamah yang dilakukan setiap memasuki bulan suci Ramadan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang kerap dilaksanakan di kawasan Waduk Wonorejo, tahun ini panitia memilih Pantai Gemah sebagai lokasi untuk memberikan suasana baru. Rangkaian acara dimulai sejak pukul 17.00 WIB dengan agenda santai menikmati pemandangan senja.
“Kami kumpul jam lima sore sambil menunggu Magrib, ada penampilan musik langsung (live music) juga untuk memeriahkan suasana,” bebernya.
Lebih lanjut, ia memaparkan setelah azan Magrib berkumandang, para peserta melaksanakan buka bersama yang dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah di sekitar area pantai. Tidak berhenti di situ, hiburan musik kembali dilanjutkan hingga rangkaian acara berakhir.
Tradisi Akhir Ramadan
Kegiatan ini menurut Likin merupakan tradisi yang rutin diadakan setiap tahun, tepatnya pada hari-hari terakhir bulan Ramadan. Selain sebagai sarana nostalgia bagi eks Karang Taruna Desa Tanggulturus, pertemuan ini juga menjadi ajang penguat solidaritas di antara mereka.
Likin Kobrid sendiri dikenal sebagai sosok yang aktif di lingkungan sosialnya. Selain mengoordinasi kegiatan reuni seperti ini, ia juga diketahui mengelola majelis ilmu Ngaji Iqro dan Al Qur’an di kediamannya di Desa Tanggulturus. Hal ini membuat semakin mempererat hubungannya dengan warga dan rekan-rekan sejawatnya. (bahr/red)



