Satgas Pangan Tulungagung Pantau Pasar Ngunut, Harga Cabai Rawit Masih Tinggi

Tulungagung, Mataraman.net –  Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Tulungagung melakukan inspeksi mendadak guna mengecek ketersediaan stok dan memantau perkembangan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (28/02/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas pangan dan mencegah praktik penimbunan selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit V Tipidek Satreskrim Polres Tulungagung, Ipda Muhroji. Tim gabungan menyisir sejumlah kios dan los pedagang untuk mengumpulkan data faktual mengenai arus distribusi dan harga di tingkat konsumen.

Kasihumas Polres Tulungagung, Iptu Nanang, menyatakan bahwa pemantauan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait untuk mengantisipasi lonjakan harga yang tidak wajar.

“Kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan. Hingga saat ini, stok terpantau aman dan distribusi berjalan lancar. Kami juga tidak menemukan adanya praktik penimbunan,” ujar Iptu Nanang dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil dialog dan wawancara langsung dengan para pedagang maupun konsumen di Pasar Ngunut, secara umum pasokan barang kebutuhan pokok berada dalam kondisi mencukupi. Tim Satgas tidak menemukan adanya indikasi kelangkaan barang, baik di tingkat pedagang eceran maupun distributor.

Pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan mendalam di gudang-gudang toko untuk memastikan tidak ada oknum yang sengaja menahan stok barang. Meski ketersediaan pangan terjamin, Satgas Pangan mencatat adanya fluktuasi harga pada komoditas tertentu, terutama sayuran.

Iptu Nanang mengungkapkan harga cabai rawit saat ini masih terpantau relatif tinggi. Menurutnya, fenomena ini tidak terlepas dari faktor alam dan hukum pasar yang terjadi di lapangan.

Menurutnya, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang berdampak pada penurunan hasil panen serta terganggunya kualitas produksi.

“Hal ini menyebabkan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil, sementara permintaan masyarakat tetap meningkat di bulan Ramadan,” tambahnya.

Langkah Antisipasi Ke Depan

Operasi pasar ini diawali dengan koordinasi matang untuk menentukan sasaran prioritas. Selain memantau angka di label harga, petugas juga mengamati daya beli masyarakat yang cenderung fluktuatif di tengah bulan puasa.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Pasar Ngunut dilaporkan kondusif. Satgas Pangan Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan rutin hingga menjelang Idul Fitri.

Hal ini dilakukan demi menjamin kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Tulungagung tetap stabil. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button