Stok Beras Melimpah, Gudang Bulog Tulungagung Over Kapasitas

Tulungagung, Mataraman.net – Stok beras yang terlalu melimpah membuat Bulog Tulungagung kebingungan untuk menyimpannya. Sebanyak 6 gudang penyimpanan yang dimiliki telah over kapasitas. Sehingga perlu penambahan gudang penyimpanan dengan sistem sewa.

Saat ini Perum Bulog Tulungagung telah menyewa 15 gudang penyimpanan yang berlokasi di Tulungagung, Trenggalek dan Blitar Raya.

“Minggu ini kita baru survey 2 gudang lagi. Gudang sewa kita memang bambah terus, sekarang total 15 gudang yang kita sewa,” jelas Pimpinan Perum Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan.

Kebutuhan gudang penyimpanan beras memang cukup mendesak. Selain stok beras yang dimiliki memang perlu disimpan, Bulog juga masih melakukan penyerapan di semester kedua tahun 2026 ini.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Warga, Panhis Yody Wirawan Siap Jembatani Kepentingan Warga Lewat Jalur Legislatif

“Karena dari sisi stok kita melimpah. Kemudian barang yang diserap masih ada,” katanya.

Yonas membeberkan Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG secara nasional mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sedangkan di cabang Tulungagung sendiri menguasai stok beras sebanyak 85 ribu ton.

“Kapasitas gudang kita kurang lebih 60 ribu ton. Jadi memang masih perlu mencari gudang lagi untuk disewa,” katanya.

Sisi baiknya, stok beras itu sangat memadai untuk mendukung kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja Bulog Tulungagung.

Baca Juga :  Puluhan Rumah Rusak hingga Jalan Tertimbun Longsor di Tulungagung

“Jadi total sudah ada 21 titik lokasi gudang penyimpanan. Dan ini kita masih mencari lokasi lainnya,” tutup Yonas. (fik/red)

 

 

Berita Terkait

Berita Terbaru

Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Anak di Bawah Umur di Bandung Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net - Seorang anak berusia 14 tahun menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang di Kecamatan Bandung Tulungagung. Saat ini, petugas kepolisian masih mendalami...