Hukum dan KriminalTulungagung

Pertamina Patra Niaga Akan Cek Truk Solar Terguling di JLS Tulungagung

×

Pertamina Patra Niaga Akan Cek Truk Solar Terguling di JLS Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga Akan Cek Truk Solar Terguling di JLS Tulungagung
BBM Solar yang diambil dari truk pengangkut di JLS Tulungagung-Trenggalek. (bahr/red)

Tulungagung, Mataraman.net –  Insiden tergulingnya truk pengangkut BBM Solar di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung-Trenggalek belum menemui titik terang. Meski sudah mengantongi pemilik dan pembeli namun masih menunggu hasil laboratorium selama dua pekan.

Menanggapi hal tersebut, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi ikut menanggapi kejanggalan kejadian tersebut. Identitas asli kendaraan tersebut adalah AG 9642 UT atas nama PT Barokah Putra Ibu masih akan di-cek kebenarannya apakah kendaraan ini tercatat sebagai angkutan BBM.

“Perlu kami cek di sistem terlebih dahulu,” ujar Ahad Rahedi kepada awak media saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (6/12/2025).

Dirinya menambahkan, ada ketentuan khusus terkait kendaraan yang digunakan untuk distribusi solar subsidi maupun non subsidi. Yaitu identitas perusahaan harus dipasang dan sebagai penanda.

“Betul harus tertera logo dan nama perusahaan. Tertuang dalam pedoman pengelolaan penggunaan identitas perusahaan,” bebernya.

Rahedi menegaskan seluruh kendaraan operasional distribusi BBM tercatat di Pertamina. Bahkan setiap pergerakan kendaraan selalu diawasi realtime dengan Global Positioning System (GPS).

“Yang bermitra dengan Pertamina (transportir dan agen industri) tercatat dan dimonitor pergerakannya via GPS,” tegasnya.

Baca Juga :  Dampak Kebijakan Ekonomi Inklusif Kandidat Pilkada terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Pengamatan pewarta saat meliput tergulingnya truk tersebut d Desa/Kecamatan Besuki Tulungagung menemui kejanggalan. Sebab, pada 28 November 2025, kejadian pukul 05.30 WIB. Penulis tiba di lokasi pukul 09.15, posisi truk terguling di parit sisi utara JLS Tulungagung-Trenggalek.

Sementara sang sopir tidak diketahui keberadaannya. Derek yang diterjunkan masih belum mampu untuk mengangkat ke jalan utama. Baru menunggu hampir 1 jam, alat berat eskavator ikut membantu mengevakuasi truk.

Hampir 2 jam lebih proses evakuasi berlangsung. Selain kedalaman parit sekitar 1,5 meter, juga truk masih berisi BBM solar penuh. Beberapa warga ikut mengais tumpahan solar dengan botol air mineral kemasan 1,5 liter.

Kejanggalan selain sopir menghilang, body truk sama sekali tidak ada identitas nama perusahaan. Ditambah lagi plat yang digunakan tidak sesuai dengan STNK.

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKPPolisi Ryo Pradan mengaku sudah memeriksa 5 saksi. Mulai sopir, pemilik truk dan pembeli solar tersebut.

Penelusuran penulis, pembeli solar tersebut PT Koyo Segoro Endah (KSE) yang beralamat di Bayem, Desa/Kecamatan Besuki Tulungagung. Sedangkan pemasok solar adalah PT Lancar Berkah Berlimpah (LBB) di google maps berada di Jalan Wisma Menanggal II No 26, RT 02/RW 04, Menanggal, Kecaamatan Gayungan, Surabaya.

Baca Juga :  Musim Penghujan, Bawaslu Tulungagung Rekomendasikan TPS di Tempat Aman

Gudang PT LBB sendiri menurut data yang dihimpun berada di Jalan Raya KH. Syafi’i, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik. Perusahaan pemasok bahan bakar tersebut berbeda dengan keterangan Kasatreskrim Polres Tulungagung beberapa waktu lalu.

AKP Ryo sendiri saat melakukan pres rilis di gudang laka lantas di Boyolangu yang menyebutkan ada dari PT Ganani yang diduga sebagai pemilik truk tersebut. Saat ini sang sopir yang menghilang sudah ditemukan.

“Iya sudah (sopir sudah ditemukan) dalam kondisi keseleo atau dislokasi. Sewaktu kecelakaan ditolong oleh orang kemudian ditolong sangkal putung (pengobatan),” bebernya.

Ditanya soal jika pembeli secara resmi non subsidi ada surat permintaan depo dari PT tersebut, Polres Tulungagung belum bisa menjawab untuk mengetahui jenis solar yang dibawa truk bernopol plat palsu AG 9462 UT. Yang seharusnya untuk nopol asli atau sesuai dengan STNK adalah AG 9642 UT.

“Sementara masih baru surat permintaannya saja. Kita menunggu hasil lab terlebih dahulu,” ujarnya. (bahr/red)