Stok BBM di Kediri-Tulungagung Aman hingga Arus Balik, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

Kediri, Mataraman.net – Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kediri, Tulungagung, Trenggalek dan Blitar dipastikan aman mulai masa mudik hingga paska mudik. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memintka kepada masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara wajar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa ketahanan stok BBM untuk wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek saat ini berada pada posisi yang sangat aman.
“Untuk ketahanan stok di wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek itu secara rata-rata berada di angka lima sampai sepuluh hari dengan asumsi bahwa stok ini bersifat dinamis,” ujar Ahad Rahedi saat dikonfirmasi, Sabtu (28/2/2026).
Ahad memaparkan dinamika stok tersebut dipengaruhi oleh aktivitas harian di terminal BBM. Menurutnya, setiap hari terjadi pengiriman dari terminal ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau lembaga penyalur. Di sisi lain, terminal juga rutin menerima pasokan produk BBM dari kapal tanker untuk menjaga volume penyimpanan.
Jumlah Pasokan 1.940 KL BBM Per Hari
Guna memastikan kelancaran suplai di wilayah Keresidenan Kediri, Pertamina memanfaatkan moda transportasi kereta api atau Rail Tank Wagon (RTW) dari Surabaya. Ahad menyebutkan bahwa hampir 2.000 kiloliter (KL) BBM terdistribusi setiap harinya ke wilayah tersebut.
Secara terperinci, pasokan harian rata-rata terdiri atas 360 KL Pertamax, 940 KL Pertalite, dan 640 KL Biosolar. Ahad menambahkan volume distribusi ini akan terus dipantau dan disesuaikan saat masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) dimulai, yakni mulai H-14 hingga H+14 Lebaran.
“Hal ini tentunya akan menyesuaikan nanti pada saat masa mulai Satgas Ramadan dan Idul Fitri. Kami mempertimbangkan hasil dari tren kenaikan konsumsi di tahun-tahun sebelumnya yang biasanya relatif sama di setiap momen Lebaran,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah melakukan proyeksi kebutuhan energi berdasarkan data historis tren konsumsi masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina mulai meningkatkan stok (build up stock) secara bertahap ke lembaga penyalur.
“Terutama di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama mobilisasi massa saat mudik dan arus balik,” ujarnya
Terkait hal tersebut, Ahad mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan aksi borong (panic buying). Ia menegaskan seluruh kebutuhan energi masyarakat selama masa libur panjang akan terpenuhi dengan baik.
“Kami pastikan ketersediaan BBM untuk melayani masyarakat menikmati masa libur Lebaran dan mudik akan terpenuhi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap membeli sesuai kewajaran dan kebutuhan, tidak perlu panic buying,” tegasnya.
Beliau tidak lupa menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim. Ia berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah serta meluangkan waktu bersama keluarga di hari raya dengan nyaman dan aman.
“Semoga keberkahan bagi kita semua di bulan suci ini. Bisa beribadah dan meluangkan waktu bersama keluarga di hari-hari Idul Fitri dengan nyaman dan aman bersama dengan energi yang tetap tersedia,” tandasnya. (bahr/red)



