Trenggalek, Mataraman.net – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Trenggalek resmi memulai babak baru kepengurusan 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat menjadi tonggak sejarah penting bagi organisasi, mengingat ini merupakan pelantikan perdana yang dilakukan secara formal beserta seluruh PAC se-Trenggalek.
Ketua IKA PMII Trenggalek, Hadiqun Nuha, menyatakan momen pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun fondasi kolaborasi yang lebih kuat, baik di internal organisasi maupun dengan pemangku kepentingan stakeholder di wilayah Trenggalek.
“Alhamdulillah, hari ini adalah hari bersejarah bagi kami di IKA PMII Kabupaten Trenggalek karena untuk pertama kalinya kami melakukan pelantikan. Tentu ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua untuk lebih memperkuat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta sinergi antaralumni maupun dengan para stakeholder di Trenggalek,” ujar sosok yang akrab disapa Kang Nuha, Sabtu (25/4/2026).
Alumnus UIN Maliki Malang ini mengungkapkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki IKA PMII Trenggalek sangatlah besar dan tersebar di berbagai sektor strategis. Kader-kader alumni PMII telah berkontribusi aktif mulai dari ranah politik, pemberdayaan masyarakat, hingga dunia bisnis.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun melalui koordinasi digital, tercatat sekitar 270 alumni yang sudah terdata. Namun, Kang Nuha meyakini jumlah asli di lapangan jauh lebih besar. Oleh karena itu, pihaknya berencana melakukan pendataan ulang yang lebih detail dan masif.
“Data sementara yang ada di kami sekitar 270-an orang, karena itu yang masuk di grup WhatsApp. Sedangkan yang belum masuk grup masih banyak. Jadi, nanti PC IKA PMII Trenggalek akan melakukan pendataan yang lebih detail agar kita tahu di mana saja alumni ini berada dan apa peran mereka,” tuturnya.
Kang Nuha menambahkan pendataan ini bertujuan agar organisasi dapat mengakomodasi para alumni yang belum memiliki wadah peran, sehingga potensi mereka dapat diarahkan untuk kemajuan daerah.
Menyongsong masa khidmat lima tahun ke depan, Hadiqun Nuha telah menetapkan arah gerak organisasi melalui tiga pilar utama sebagai program prioritas. Ketiga pilar tersebut adalah pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM).
Lalu, penguatan jaringan organisasi serta ketiga adalah penguatan ekonomi. Sebab tujuan akhir dari seluruh program kerja tersebut adalah untuk memberikan kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat luas.
Pun juga ia berharap kehadiran IKA PMII mampu membawa kemaslahatan tidak hanya untuk level kabupaten, tetapi juga berkontribusi pada skala Provinsi Jawa Timur hingga Nasional.
“Tujuannya adalah kemanfaatan, kemaslahatan, serta kemajuan bagi masyarakat Trenggalek khususnya, dan Jawa Timur serta Indonesia pada cakupan yang lebih luas,” harapnya.
Beliau mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk senantiasa menjaga kekompakan dan saling bahu-mambahu demi kesejahteraan bersama. Ia berharap semangat kebersamaan ini menjadi bahan bakar utama dalam menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.
Pantauan penulis, banyak tokoh yang hadir mulai dari pejabat legislatif maupun eksekutif. Pengurus IKA PMII tetangga, serta pengurus PAC IKA PMII se-Trenggalek yang memenuhi Gedung Pertemuan Jabal Noor. (bahr/red)


