Pemberdayaan Peternak Jadi Komitmen PT Frisian Flag Indonesia Tingkatkan Kualitas

Program lainnya yang dilakukan oleh FFI dengan Koperasi SAE Pujon adalah memberangkatkan salah satu peternak muda yang juga anggota Koperasi SAE Pujon untuk mendapatkan training intensif ke Belanda serta proyek fasilitas biogas yang didukung juga oleh PT Jawa Power untuk pengelolaan kotoran sapi menjadi sumber daya energi terbarukan di beberapa mitra peternak.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si. yang turut hadir meresmikan MCC juga mengapresiasi kolaborasi FFI dan Koperasi SAE Pujon untuk mendukung pertumbuhan industri susu segar nasional melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Alasan Kader Dukung Gus Abid di Konferwil GP Ansor Jatim

“Kami mengapresiasi kinerja FFI yang telah menjalin kemitraan dengan berbagai koperasi dan lebih dari puluhan ribu peternak, serta berhasil menggandeng 22 suplier, menjadikannya model yang positif dan efektif untuk program pengembangan berbasis kemitraan,” ujar Agung Suganda, Rabu, 11 Desember 2024.

Pihaknya berharap keberhasilan ini dapat diikuti oleh industri pengolahan susu lainnya, terutama di Jawa Timur, sehingga memberikan dampak yang lebih luas.

Peternak sapi perah di bawah Dairy Development Program (DDP) bekerja sama dengan Koperasi SAE Pujon, Malang,

Selain itu, juga berharap dengan adanya kolaborasi yang sudah terjalin dengan SAE Pujon atau suplier lainnya bisa terus meningkatkan kualitas susu dalam negeri, serta mensejahterakan para peternak sapi perah.

Baca Juga :  Inovasi KHADIJAH Puskesmas Bandung, Tekan Angka Kematian Ibu Hamil

Ditambah lagi, fasilitas MCC akan menjadi katalis utama dalam meningkatkan kesejahteraan peternak secara keseluruhan. Produksi susu lokal yang lebih kuat akan membantu memenuhi kebutuhan nasional, mengurangi ketergantungan pada impor, dan meningkatkan status gizi masyarakat, melalui ekosistem peternakan yang berkelanjutan dan produktif.

Senada, Ketua Umum Koperasi Susu SAE Pujon di Kabupaten Malang, Jawa Timur HM Ni’am Shofi mengatakan Milk Collection Center ini akan menjadi pintu utama penanganan kualitas susu segar sebelum dikirimkan ke industri.

Melalui dukungan teknologi dan akses pasar yang lebih baik, peternak kami akan memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan skala usaha mereka. Berbagai program yang telah kami laksanakan bersama FFI, mulai dengan pembekalan untuk peternak muda hingga proyek biogas, adalah upaya kami bersama untuk menjawab tantangan – tantangan yang ada di bisnis peternakan sapi perah.

Baca Juga :  Mas Gum Siap Selesaikan Permasalahan Pertanahan Kota Batu di Periode Pertama

Berita Terkait

Berita Terbaru

Grand Desain Koridor Jalan Dipaparkan, Pemkab Tulungagung Gandeng UGM

Tulungagung, Mataraman.net — Pemerintah Kabupaten Tulungagung memaparkan laporan Grand Desain Koridor Jalan Perkotaan dalam sebuah rapat yang digelar di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan...