Pembangunan Stadion GDJ Kediri Tahap Dua Berlanjut Habiskan 13 Miliar

Kediri, Mataraman.net –  Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ). Langkah yang dilakukan yaitu melanjutkan tahap ke-2 sudah mulai berlangsung bakal menghabiskan Rp 13 miliar.

Plt Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kediri, Irwan Chandra melalui Kabid Cipta Karya, Joko Riyanto menyampaikan,  pengerjaan stadion yang digadang-gadang kebanggaan warga Bumi Panjalu ini direncanakan fokus di zona A.

Pemerintah Kabupaten Kediri menggelontorkan anggaran senilai Rp10 Milyar untuk pembangunan di tahap ini. Ditambah pembangunan jalan penunjang stadion sebesar Rp 3 miliar.

“Fokus pengerjaan tahap ini yaitu pemasangan tembok keliling di interior stadion, dan poin utama ini adalah Zona A siap digunakan,” beber Joko Riyanto, Jumat (29/8/2025).

Baca Juga :  Kabupaten Kediri Masuk Top 5 Raka dalam Pemilihan Duta Wisata Jatim 2024

Ia mengatakan, pembangunan tahap dua stadion ini menindaklanjuti instruksi Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana usai melakukan kunjungan lapangan pada Juli lalu.

Sementara untuk pengerjaan di tahap ini adalah menyelesaikan beberapa interior di zona A seperti loker room pemain, toilet, serta pemasangan pagar keliling di seluruh tribun.

Sesuai pengamatan di lapangan, para pekerja telah melakukan serangkaian pengerjaan. Seperti pemasangan tembok interior fasad. Pembangunan ini ditunjukan guna meminimalisir terjadinya tampias.

“Posisi (tembok) di belakang tembok secondary fasad,” bebernya.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, masih ada tahap lanjutan pembangunan stadion yang terletak di Desa Bulusari, Tarokan tersebut. Pasalnya dibutuhkan site development untuk fasilitas pengunjung dan penonton secara sempurna.

Baca Juga :  Rumah Warga Tulungagung Ini Tak Layak: Lantai Tanah dan Dinding Masih dari Bambu

Perihal lapangan stadion ini sendiri, Joko mengatakan sudah difungsikan untuk berbagai kegiatan seperti latihan rutin Persik Kediri hingga pertandingan persahabatan dari OPD.

“Area kawasan belum terbentuk untuk mendukung sirkulasi penonton atau pengunjung,” pungkasnya. (bahr/red)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button