Lima Selamat, 1 Wisatawan Hilang Terseret Ombak di Pantai Sine Tulungagung

Tulungagung, Mataraman.net –  Insiden kecelakaan laut kembali terjadi di kawasan wisata Pantai Sine, Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung pada Sabtu (7/2/2026). Enam orang dilaporkan terseret ombak, lima di antaranya berhasil diselamatkan. Namun satu orang hingga kini masih dalam proses pencarian.

Camat Kalidawir, Rusdiyanto, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang dinyatakan hilang bernama Muhamad Attaya Ulum (20), seorang warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kejadian bermula saat dua wisatawan, yakni Resta (25) dan Andri (49), sedang berenang di tepi pantai. Secara tiba-tiba, ombak besar datang dan menyeret keduanya ke tengah laut. Melihat rekan mereka dalam bahaya, empat orang teman korban, termasuk Muhamad Attaya Ulum, segera menceburkan diri untuk memberikan pertolongan.

Baca Juga :  Tulungagung Terima 30 Ribu Bibit Ikan Patin dari LAZISNU Jatim

Namun, nahas bagi Attaya. Saat berupaya menyelamatkan temannya, ia diduga kelelahan dan tidak kuat lagi untuk menepi ke daratan.

“Pada saat proses penyelamatan, korban atas nama Muhamad Attaya Ulum sudah tidak kuat untuk menepi dan sempat berteriak meminta bantuan,” terang Rusdiyanto dalam laporan tertulisnya, Sabtu (7/2/2026).

Warga sekitar yang berada di lokasi sempat berusaha menjangkau Attaya, akan tetapi tubuh pemuda tersebut lebih dulu hilang tertelan ombak sebelum bantuan tiba.

Dari total enam orang yang terseret ombak, lima orang dinyatakan selamat. Mereka adalah Achmad Wildani Ubaidilah (19), Fikri (20), Ahmad Riskilah (20), Andri (49), dan Resta (25).

Korban atas nama Andri saat ini telah dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara korban lainnya dibawa ke klinik terdekat. Rusdiyanto menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk melakukan operasi pencarian.

Baca Juga :  Apel Bersama TNI-Banser di Tulungagung: Rawat Persaudaraan Kebangsaan

“Saat ini tim gabungan yang terdiri atas Polairud Polda Jatim, TNI AL, Polsek Kalidawir, Inafis Polres Tulungagung, serta dibantu warga pesisir masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian,” lanjutnya.

Sampai saat ini, tim SAR gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap Muhamad Attaya Ulum. Pihak pemerintah kecamatan juga telah melaporkan kejadian ini secara resmi kepada Bupati Tulungagung dan mengimbau para wisatawan untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di pesisir selatan. (bahr/red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button