Jelang UKT Ratusan Santri, Ketua Gasmi Tulungagung Bersilaturahmi ke Kapolres
Tulungagung, Mataraman.net – Ketua Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (Gasmi) Kabupaten Tulungagung, Ubaidillah Suwito, melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolres Tulungagung. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri sekaligus berkoordinasi terkait rencana kegiatan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang akan diikuti ratusan santri dalam waktu dekat.
Pria yang akrab disapa Mbah Wito tersebut mengungkapkan bahwa kedatangannya merupakan bentuk penghormatan kepada Kapolres Tulungagung yang baru menjabat. Selain perkenalan, fokus utama pertemuan tersebut adalah koordinasi keamanan untuk kegiatan UKT yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu mendatang di Padepokan Gasmi, Kecamatan Bandung.
“Saya tadi sowan ke Bapak Kapolres karena beliau baru, jadi untuk perkenalan. Selain itu, saya juga punya hajat untuk pelaksanaan UKT hari Minggu besok di Padepokan Gasmi Bandung,” ujar Ubaidillah Suwito usai audiensi, Rabu (11/2/2026).
Ia menekankan pentingnya kerja sama antara organisasi silat dan aparat keamanan guna menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Tulungagung. Pihaknya menjamin tidak akan ada kegiatan yang merugikan organisasi maupun masyarakat luas.
“Kami ingin kerja sama antara organisasi dan aparat keamanan agar kondusivitas di Tulungagung tetap terjaga. Tidak akan ada penggembira atau kegiatan-kegiatan yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Alumnus Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ini menyebutkan peserta UKT kali ini berjumlah sekitar 200 santri. Peserta mayoritas berasal dari wilayah Tulungagung dan sebagian lainnya berasal dari Kabupaten Trenggalek.
Mengenai tanggapan pihak kepolisian, Ubaidillah menyatakan Kapolres memberikan apresiasi positif dan mendukung penuh terciptanya sinergi keamanan. Pihak kepolisian juga dipastikan akan mengerahkan personel untuk mengamankan lingkungan sekitar padepokan.
” Sebagai langkah antisipasi internal, kami mengimbau dengan keras agar para anggota tidak memobilisasi massa atau penggembira ke lokasi ujian,” tegasnya.
Para santri yang akan hadir juga diminta untuk tidak melakukan konvoi di jalan raya. Namun apabila datang dengan tertib dan mengharap keberkahan dalam acara tersebut beliau persilahkan.
“Imbauan saya, Gasmi tidak mengundang penggembira. Saya berpesan kepada santri-santri yang akan datang ke padepokan agar tidak usah konvoi. Datang saja secara tertib, kita ngalap berkah bersama karena ini juga menjelang bulan suci Ramadhan,” tuturnya.
Kegiatan UKT di Padepokan Gasmi Bandung ini merupakan agenda rutin organisasi yang telah dilaksanakan ratusan kali sejak tahun 2000 silam. Dengan koordinasi dini ini, diharapkan prosesi kenaikan tingkat santri dapat berjalan khidmat tanpa mengganggu ketertiban umum. (bahr/red)



